PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot • Serapan Anggaran Tersendat, Sekda Makassar Minta OPD Kuasai Aturan Pengadaan • Vape Narkoba Incar Generasi Muda: Kejahatan Berkedok Tren • HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Nikah Massal Gratis untuk 210 Pasangan • DPRD Makassar Desak Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot • Serapan Anggaran Tersendat, Sekda Makassar Minta OPD Kuasai Aturan Pengadaan • Vape Narkoba Incar Generasi Muda: Kejahatan Berkedok Tren • HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Nikah Massal Gratis untuk 210 Pasangan • DPRD Makassar Desak Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah •
Peristiwa

Merapi Meletus Tumpahkan Lava Sejauh 1.500 meter

762
×

Merapi Meletus Tumpahkan Lava Sejauh 1.500 meter

Sebarkan artikel ini
Gunung Merapi
Gunung Merapi terlihat dari Cangkringan, Yogyakarta sedang memuntahkan material vulkanik, 29 Januari 2019. (Foto: AP)

YOGYAKARTA—Merapi, Gunung berapi paling aktif di Indonesia meletus menyemburkan awan gas yang membakar dan lava yang mengalir turun hingga sejauh 1.500 meter pada lerengnya, Rabu (27/1/2021).

Itu adalah aliran lahar terbesar Gunung Merapi sejak pihak berwenang menaikkan tingkat bahayanya pada November, kata Hanik Humaida, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Yogyakarta.

Pihak berwenang pada bulan November telah mengevakuasi hampir 2.000 orang yang tinggal di gunung di Kabupaten Magelang dan Sleman di Pulau Jawa, tetapi sebagian besar dari mereka telah kembali saat ini. Tidak ada evakuasi baru dilaporkan.

Peringatan bahya dipertahankan pada tingkat siaga tertinggi kedua dan pihak berwenang mengingatkan orang-orang untuk menghindari zona bahaya sejauh 5 kilometer dari kawah sementara pemerintah daerah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Yogyakarta memantau situasi dengan seksama.

Gunung berapi setinggi 2.968 meter ini adalah yang paling aktif dari puluhan gunung berapi di Indonesia dan telah berulang kali menumpahkan lava dan gas baru-baru ini.

Letusan besar terakhir Merapi terjadi pada tahun 2010 dan menewaskan 347 orang.

Indonesia rentan mengalami gempa bumi dan aktivitas vulkanik karena terletak di sepanjang Cincin Api Pasifik, serangkaian garis patahan seismik berbentuk tapal kuda di sekitar samudera itu. [voa]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com