BLITAR, Pemerintah kabupaten Blitar, Jawa Timur menggelar ritual tahunan Larung Sesaji yang digelar rutin setiap tahun di awal tahun baru Islam, di Pantai Tabakrejo, kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Senin (2/9).

Bupati Blitar Rijanto yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama istri Ninik Rijanto, tiba di lokasi acara sekitar jam 10.30 WIB, dengan didampingi Plt. Walikota Blitar Santoso beserta Forum Pimpinan Daerah kabupaten Blitar.

Sebagaimana dikutip Media Sulsel melalui akun facebook Blitarkab Pemerintah, Bupati Rijanto menjelaskan, bahwa ritual Larung Sesaji merupakan kekayaan daerah kabupaten Blitar, sekaligus objek sakral daerah yang berjalan secara berkelanjutan tiap tahun. Selain itu, ritual Larung Sesaji menurutnya juga menjadi peluang untuk menarik wisatawan, dimana output itu akan bermuara pada peningkatan perekonomian daerah yang akan bermanfaat bagi masyarakat kabupaten Blitar.

“Semua pantai selatan di kabupaten Blitar mengadakan acara Larung Sesaji. Tahun ini disentrakkan di Pantai Tambakrejo. Ini untuk promosi wisata ya disamping melestarikan warisan budaya dan memupuk gotong royong,” jelas Bupati Rijanto.

Bupati Rijanto berharap, tahun-tahun yang akan datang pelaksanaan Larung Sesaji bisa dilaksanakan pada siang hari. Hal itu dinilainya sangat menguntungkan bagi para pelaku usaha mikro yang tengah berdagang disana.

“Kedepan bisa dilaksanakan pada siang hari, karena kalau siang disini yang jualan sudah banyak sekali. Namun, yang paling penting adalah bagaiamana kita bisa bersama-sama melestarikan warisan budaya leluhur ini dengan baik,” pungkasnya. (464ys)