Faktor Penyebab Penculikan anak
Dari tiga kasus tersebut dapat disimpulkan bahwa insistif atau motif dari penculikan adalah demi untuk menghasilkan cuan. Menculik untuk memanfaatkan anak dipekerjakan baik sebagai pengemis dan pemulung. Yang paling mengerikan jika penculikan anak demi untuk mengambil organ dalam anak. Berujung pada kematian.
Banyak faktor yang menjadi penyebab maraknya penculikan anak, mulai dari faktor ekonomi hingga lemahnya pengawasan orang tua, termasuk rendahnya jaminan keamanan di negara ini. Keamanan adalah kebutuhan komunal yang wajib diwujudkan oleh negara, terlebih untuk anak yang merupakan golongan yang rentan.
Namun hal ini masih belum menjadi prioritas negara. Abainya negara atas keselamatan rakyatnya adalah salah satu bukti lemahnya negara sebagai junnah atau pelindung rakyat. Bahkan keamanan menjadi salah satu obyek kapitalisasi, sehingga tidak semua rakyat mendapat jaminan keamanan dan perrlindungan.
Dengan memberikan jaminan ekonomi pada rakyat secara menyeluruh serta penjagaan keamanan yang ketat tentu hal-hal demikian tidaklah akan terjadi bahkan berulang. Hingga pihak yang paling bertanggungjawab adalah kekuatan Negara.
Negara Pelindung rakyat
Menelusuri permsalahan penculikan anak dapat disimpulkan dua problem utama yang harus diselelsaikan diantaranya. Permasalahan ekonomi Negara yang mana peruntukan pengelolaannya tidak lain satu-satunya untuk kemaslahatan atau untuk kepentingan rakyat perindividu.
Hal yang lain adalah adanya perlindungan yang sangat ketat dalam hal-hal yang dapat mengganggu kemanan rakyat. Membangun ketahanan keamanan dapat mencontoh Islam, yang mana identik dengan pembangunan keimanan. Ini bisa kita lihat pada sosok nabi Ibrahim setelah perjalanan mencari Tuhan, iman ditemukan, kemudian dilanjutkan dengan keamanan komunitas (negara) nya. Firman Allah :
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal shalih bahwa Dia akan menjadikan mereka berkuasa dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama mereka yang diridhai-Nya untuk mereka dan Dia benar-benar akan mengganti (keadaan) mereka sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahKu dengan tiada mempersekutukan sesuatu pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik [QS an-Nur 55
Hal penting yang harus ditempuh dalam menciptakan keamanan, (ialah dengan) menyebarkan dakwah menuju aqidah yang benar kepada umat manusia ketakwaan individu mampu ditemukan hanya dalam satu institusi negara dengan aturan berasal dari Rabb.
Serta seperangkat kemananan disediakan oleh Negara untuk melindungi rakyatnya yaitu adanya polisi yang bertugas di setiap wilayah bahkan perumahan rakyat.
Wallahua’lam bi shawab. (*)
Penulis: Sri Ummu Ahza (Aktivis Pemerhati Masyarakat dan Penggiat Literasi)
***
Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.













