Pengurus KPRI Bapenda Sulsel Gelar RAT
Pengurus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Pedati Sejahtera, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-27, di Aula Bapenda Sulsel, Senin (12/4/2021)

MAKASSAR—Pengurus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Pedati Sejahtera, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-27, di Aula Bapenda Sulsel, Senin (12/4/2021)

Dalam rapat tersebut terungkap hingga saat ini modal atau asset koperasi ini mencapai Rp17 miliar lebih.

Kepala Bapenda Sulsel, H. Andi Sumardi Sulaiman, memuji kinerja Koperasi Pedati Sejahtera Bapenda Sulsel tahun buku 2020 karena kehadiran koperasi ini sangat membantu anggotanya dalam penyediaan bahan kebutuhan sehari-hari. Ia juga memuji karena asset koperasi ini terus bertambah jika dibandingkan dengan koperasi lainnya.

“Saya memuji kinerja pengurus koperasi karena modal dan asetnya terus mengalami peningkatan. Pada tahun buku 2013 kekayaan atau modalnya baru sebesar Rp 8,147 miliar, tetapi tahun buku 2019 telah meningkat menjadi Rp 17.180.550.824 dan tahun buku 2020 mencapai Rp 17.667.391.910,” katanya.

Selaku pembina, Kepala Bapenda Sulsel juga mengucapkan selamat kepada Pengurus dan Pengawas Koperasi Pedati Sejahtera atas ketepatan waktu dalam melaksanakan RAT tersebut.

Menurut Ketua Koperasi Pedati Sejahtera, Abd. Malik Ibrahim, saat ini koperasi yang bermarkas di Bapenda Sulsel ini beranggotakan 544 orang terdiri dari pegawai organik sebanyak 494 orang dan nonorganik sebanyak 50 orang dan pada tahun buku 2020 ini, koperasi membagikan sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp 1.662.268.984.

Dalam memberi layanan kepada anggotanya, lanjutnya, Koperasi KPRI Pedati Sejahtera, mengandalkan modal sendiri tanpa pinjaman dari pihak luar. Hal ini  bisa tercapai karena partisipasi anggota yang selalu tepat waktu memenuhi kewajibannya.

Malik menambahkan, pendapatan koperasi dari usaha tahun buku 2020 sebesar Rp 4.175.116.060 yang terdiri dari simpan pinjam sebesar Rp 2.017.000.000 kredit barang dan penjualan barang di toko sebesar Rp 2.158.116.060 dan usaha foto copy sebesar Rp 31.832.900.

Koperasi yang berkantor di Sekretariat Bapenda Sulsel ini melayani lima jenis usaha yakni usaha simpan pinjam, usaha pertokoan (barang campuran), foto copy, dan usaha layanan pembayaran online.

Kepala Dinas Koperasi Kota Makassar, Evi Aprialty  SE, MM yang turut hadir mengatakan, Koperasi  Pedati Sejahtera adalah koperasi yang sangat sehat di Sulsel dan paling aktif dalam menggelar RAT.

“Jumlah koperasi di Makassar banyak, namun banyak juga yang tidak sehat. Koperasi pedati adalah koperasi binaan Dinas Koperasi Makassar yang sangat sehat,” katanya. (*)