Puluhan Ojek Online Dukung Warga Jatiwaringin Lawan Geng Motor

JAKARTA – Sejumlah pengemudi ojek online mendukung perjuangan warga Jatiwatingin, Bekasi yang mencari keadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Dukungan dari kalangan ojek online akan diwujudkan melalui aksi massa warga Jatiwaringin di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, besok (Selasa,15/8) siang.

“Kami siap turun dalam perjuangan warga Jatiwatingin. Kami sangat menentang geng motor. Karena kami kerap jadi sasaran geng motor,” kata Jaya, salah seorang pengemudi ojek online.

Jaya mengatakan bukan sekali atau dua kali kalangan ojek online jadi korban keganasan geng motor. Sudah banyak korbannya. Ikut berjuang bersama warga Jatiwaringin sama saja dengan berjuang memberantas geng motor,” kata Jaya.

Puluhan pengemudi ojek online dipastikan akan hadir dalam aksi simpatik yang akan digelar ratusan warga Jatiwaringin Selasa (15/8) siang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Aksi ini dilakukan guna menuntut keadilan terhadap tujuh pemuda Jatiwaringin yang disidang setelah bentrok dengan geng motor.

Berita Lainnya

“Tujuh pemuda kami dibawa ke pengadilan dengan tudingan mengeroyok anggota geng motor hingga tewas. Tapi dalam pemberitaan yang tersebar, anak kami malah dicap sebagai anggota geng motor sadis,” kata Noor Syamsi, ayah salah satu pemuda Jatiwaringin yang jadi terdakwa.

Syamsi mengatakan memang benar ada jatuh korban meninggal dalam bentrokan antara geng motor dan warga akhir Mei lalu.

“Tapi bukan ketujuh anak ini yang membunuhnya. Mereka memang ada dalam bentrokan itu. Mereka bersama ratusan warga lainnya terlibat bentrok untuk menjaga kampung yang diserang geng motor,” kata Syamsi.

Dukungan dan perjuangan akan terus dilakukan warga Jatiwangin sampai tujuh pemudanya memperoleh keadilan. Warga Jatiwaringin sangat berterima kasih kepada kalangan ojek online yang bersedia berjuang bersama.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari kalangan ojek online. Dukungan ini sangat berarti bagi kami,” kata Syamsi.

Syamsi mengatakan salah satu agenda dalam aksi esok, ratusan warga akan melakukan doa bersama dan membagi bagikan bunga.

“Kami juga akan menggunakan atribut merah putih sebagai simbol peringatan kemerdekaan. Semoga dalam bulan kemerdekaan ini, anak anak kami juga memperoleh keadilan dan nama baik anak-anak kami bisa kembali,” terangnya. (*/shar)

Berita Terkait