Sementara moderasi agama dikatakan sebagai solusi untuk menanamkan pengetahuan yang lurus masih menjadi kebingungan ditengah masyarakat. Sebab mengajak untuk menyamakan semua agama, sementara sudah jelas sejak Islam menjadi agama penyempurna, agama-agama sebelumnya sudah berbeda lagi hingga kini.
Fokuskan Problem Pendidikan
Untuk membawa arah pendidikan ke arah yang diharapkan untuk mencetak generasi terbaik tentunya yang harus diwaspadai adalah bukan hal-hal yang belum jelas. Karena banyak hal-hal lain lebih urgent dan nyata merusak pendidikan.
Diantaranya menjamurnya santapan sosial media yang buruk merusak moral yang secara langsung mendidik mereka. Termasuk stunting karena tidak adanya kesediaan makanan bergizi atau sulit didapatkan karena keterbatasan ekonomi. Sehingga mereka sulit menerima bahan pelajaran.
Bullying dimana-mana membuat generasi tidak lagi menjadikan sekolah atau tempat pendidikan lainnya sebagai tempat aman. Kenakalan remaja yang dianggap biasa bahkan hingga berujung maut tetap diabaikan tidak ditemui solusi.
Selain itu jika berbicara biaya pendidikan, Pendidikan sekarang makin lama semakin mahal, bagi yang memiliki dana lebih maka akan mendapatkan pendidikan yang layak. Sebaliknya yang kurang tentu tidak akan mendapatkan demikian.
Dalam beberapa tahun belakangan ini, untuk masuk sebuah sekolah negeri maka seorang wali murid bisa mengeluarkan dana 5 juta keatas untuk sekolah negeri yang semi favorit dan jika ada sekolah negeri yang sudah menerapkan RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) maka bisa dua kali lipat dana yang harus disetorkan.
Oleh sebab itu, saat ini banyak sekolah negeri yang berlomba-lomba mendapatkan predikat RSBI sebab hal tersebut merupakan lahan bisnis yang menggiurkan. Menggiurkan untuk kalangan tertentu.













