Seorang Remaja di Gowa Tiba-tiba Jadi Korban Pengeroyokan
Kasubag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan.

SUNGGUMINASA—Seorang remaja pria yang diketahui memiliki nama panggilan Ryan (17) menjadi korban penganiayaan secara bersama-sama oleh sekelompok pemuda setelah pulang dari rumah kekasihnya di Jl. Matahari kel. Batangkaluku kec. Somba Opu kab. Gowa, Selasa (21/9/2021) sekitar pukul 21.30 Wita.

Kasubag Humas Polres Gowa AKP M. Tambunan menjelaskan, kejadian berawal saat korban bersama saksi hendak keluar dari lorong usai bertandang ke rumah teman perempuannya, tiba-tiba didatangi beberapa terduga pelaku dengan berboncengan motor dan menanyakan tujuan korban bersama saksi di TKP.

Usai memperoleh lawan, para pelaku melakukan penyerangan kepada korban dan saksi dengan pukulan dan juga tendangan, bahkan salah satu diantaranya menggunakan senjata tajam untuk menikam korban pada bagian dada.

AKP Tambunan melanjutkan, sesuai keterangan teman perempuan yang merupakan kekasih korban, diketahui berinitial KA, bahwa dirinya melihat dengan jelas saat korban dan saksi dikeroyok para pelaku. Karena saat itu, dirinya sedang mengantar korban dan saksi saat pulang dari rumahnya.

Setelah melakukan pengeroyokan, para pelaku melarikan diri dan dikejar saksi dan korban, namun tidak berhasil diamankan. Karena kejadian tersebut lalu saksi dan korban melaporkannya ke keluarga sang kekasih kemudian pihak keluarga sang kekasih membawa korban ke RS. Syekh Yusuf kabupaten Gowa untuk mendapatkan penanganan medis.

“Jadi saya melihat dengan jelas salah satu pelaku mengeluarkan sebilah badik dari sebelah kiri pinggang pelaku kemudian langsung menikam korban sebanyak 1 kali. Jarak saya saat itu sekitar 2 meter dari TKP,” ujar saksi.

Hasil interogasi terhadap saksi menjelaskan bahwa terduga pelaku berjumlah 3 orang yakni BU, IC dan satu pelaku lainnya tidak diketahui identitasnya.

Terkait kasus ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui modus dan motif dari kejadian tersebut.

“Atas kejadian ini, pihak kepolisian menegaskan kepada ketiga terduga pelaku agar menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” harap Tambunan. (*/70n)