PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam •
Opini

Siswi Hamil: Pergaulan bebas dan hak anak

1934
×

Siswi Hamil: Pergaulan bebas dan hak anak

Sebarkan artikel ini
Siswi Hamil: Pergaulan bebas dan hak anak
Sri Ummu Ahza, Aktivis Pemerhati Masyarakat dan Pegiat Literasi AMK 4.

Kasus Pelajaran

Kasus siswi hamil hingga melahirkan tersebut membingungkan masyarakat hingga ada beberapa bertanya-tanya sebab muasal itu darimana. Dapat dipelajari kasus lain untuk menjawabnya. Dari sekolah yang berbeda Siswi SMA di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah menjadi korban mutilasi sadis yang dilakukan pacarnya sendiri.

Pelaku memutilasi kaki korban menggunakan batu pipih. Jasad korban ditemukan pada Minggu (11/9) sekitar pukul 13.00 Wita, di balik batu di Sungai Biangloe, Kabupaten Bantaeng. Pelaku nekat memutilasi korban lantaran terbakar api cemburu. Yang bersangkutan geram dan memotong kaki korban (detikSulsel, Senin 12/9/2022).

Kasus ini menjadi pelajaran, sama-sama masih satus siswa yang seharusnya mereka menikmati dunia pendidikan untuk fokus di dalamnya. Namun malah membina hubungan suka sama suka dalam artian pacaran. Yang akhirnya berujung terjadinya hal yang sungguh mengerikan.

Pelegalan dari berbagai pihak mewajarkan hubungan di luar pernikahan menjadi salah satu sebab dari berbagai kejadian tersebut.

Pergaulan Bebas yang Bablas

Pergaulan bebas menjadi problem besar dunia Pendidikan, kasus siswa melahirkan di sekolah sepatutnya menyadarkan semua kalangan untuk senantiasa bekerjasama menjaga mereka dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dunia generasi Z khususnya, pengaruh utama dari sosmed yang manjadi pengahantar mereka akan bebas melakukan appaun untuk mengekspresikan diri. Gadget menjadi penghubung mereka membina hubungan tanpa diketahui pihak siapapun.

Tontotan yang tidak mendidik dan tidak layak ditonton tanpa ada sensor menjadi pendidikan mereka lebih dominan. Akhirnya menjadi percontohan untuk direalisasikan dalam dunia nyata.

Peraturan baik di rumah hingga di sekolah tidak ketat dalam memberikan sanksi ketika melakukan hal-hal yang melanggar. Bahkan tempat-tempat kumpulpun berseliweran bebas mereka akses sebagai tempat mereka bertemu juga menjadi salah satu sebab. Serta kurang bahkan tidak ada pendidikan agama yang mendalam untuk mereka ilmui hingga mampu membentengi diri.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com