PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Mulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi Sampah
Politik

Soal Tanggapan RP, PAN: Dia Tau Apa Soal PAN?

484
×

Soal Tanggapan RP, PAN: Dia Tau Apa Soal PAN?

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Makassar menanggapi pernyataan salah satu politisi Golkar, Rahman Pina (RP) perihal rekomendasi partai berlambang matahari terbit itu ke Wali Kota petahana, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di Pilwali Makassar 2018 mendatang.

Sebelumnya beredar, pernyataan RP beredar di Grup WhatsApp dan media yang menilai bahwa rekomendasi PAN ke Danny belum jelas. Alasannya karena yang diperlihatkan hanyalah copy-an.

“Dia (RP) tau apa soal rekomendasi PAN ?, atau takut ?, kok sok tau. Mana ada copy-an yang tidak didasari aslinya. Mungkin bagusnya jangan ada ngawur soal dapur orang. Urus saja dapur sendiri, supaya kesannya tidak sok’ sibuk yah,” tegas Ketua Bidang Advokasi DPD PAN Makassar, Muh Yusri Yusuf, pada Senin (28/8/2017).

Dia menegaskan bahwa sebagai legislator, RP mestinya beretika dalam mengeluarkan statamen. Bahkan dia menyentil keras Golkar yang hingga saat ini juga belum memutuskan sikap siapa yang akan diusung di Pilwali Makassar.

“Tolong beretika lah, sebagai anggota DPRD yang dipilih seorang rakyat. Bercermin lah pada diri sendiri. Kemungkinan mana yang jelas antara yang sudah menentukan sikap, ketimbang hanya koar – koar sama sekali,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Yusri secara gamblang mempertanyakan soal kepastian bakal calon yang dijagokan RP. Diketahui Ketua DPD II Golkar Makassar, Farouk M Betta juga akan bertarung pada hajatan politik lima tahunan nanti.

“Orang yang sudah kantongi rekomendasi saja dikatakan belum pasti. Lebih-lebih dia yang hanya mengandalkan wacana. Dan saya pastikan PAN tetap di pak Danny,” tuturnya.

Disinggung perihal Surat Keputusan (SK) rekomendasi yang hanya copy-an. Yusril menegaskan, tidak mesti juga untuk diperlihatkan ke RP. Alasannya lantaran RP bukan penyelenggaran Pilwali (KPU) yang harus memastikan benar atau tidaknya.

“Apa untungnya kami harus perlihatkan ke dia (RP). Emangnya dia siapa?, KPU kah?, pengamat kah?, atau politisi sok urus?. Suruh jangan terlalu banyak bermimpi itu orang,” tegasnya.

“Atau mungkin sudah merasa kalah dengan rivalitas di internal mereka, sehingga cari lawan baru,” tandasnya. (*/alv/shar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com