MEDIASULSEL.com – Partai NasDem (Nasional Demokrat) Makassar mulai melakukan penjaringan untuk persiapan pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang. Salah satunya dilakukan dengan cara unik.
Selain membuka langsung pendaftaran di kantor Dewan Pengurus Daerah (DPD) Nasdem Makassar, para pengurus juga menyebarkan 5000 an brosur ajakan yang bertema “Nasdem Memanggil” di sejumlah tempat umum diantaranya warung kopi (warkop) yang tersebar di Kota Makassar.
“Jadi warkop itu utama karena merupakan tempat orang berinteraksi dari semua kalangan bahkan berbicara politik, warkop menjadi tempat yang menyenangkan dan santai,” kata Mario David, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Nasdem Kota Makassar di kantor DPD Nasdem Kota Makassar, Jumat (10/3/2017).
Pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg), lanjut Mario, dibuka mulai 7 Maret lalu hingga 7 April 2017. Dimana ditarget minimal jumlah pendaftar yang masuk mencapai 200 orang.
“Meski demikian yang tidak lolos seleksi nantinya tetap tidak dilepas tapi akan diberdayakan dengan diikutkan pendidikan pendidikan politik yang diadakan oleh Nasdem agar kedepannya mereka bisa mengoptimalkan potensi yang dimilikinya,” ungkap Mario.
Ia mengungkapkan saat ini Nasdem memiliki target yang dua kali lipat dari sebelumnya, sehingga upaya penjaringan juga akan dilakukan secara maksimal diantaranya menerima pendaftaran bakal calon yang jumlahnya minimal 200 orang.
“Pengurus harian kita terbatas dan kita diberi target lebih besar sehingga dalam penjaringan kali ini kita akan bekerja maksimal. Jadi silahkan bagi mereka yang memiliki potensi untuk segera mendaftar,” harap Mario.
Nasdem kata Mario menjaring bacaleg untuk persiapan pemilihan legislatif 2019 kedepannya sama seperti partai lainnya dimana Nasdem menetapkan syarat umum diantaranya memiliki rekam jejak yang baik di masyarakat serta memiliki kemampuan berkomunikasi, sosialisasi, dan menggalang dukungan masyarakat.
Sementara lanjut Mario, syarat administrasi diantaranya pengalaman organisasi dan bukti pengikut atau pendukung bagi yang aktif di sosial media. “Dan yang utama dalam pendaftaran tak ada sedikit pun mahar atau tidak dipungut biaya,” tutup Mario. (aks)













