PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tunjangan 26 ASN Pemkab Bone Tertunda, Ini Penjelasan BKPSDM • Bupati Jeneponto dan Imigrasi Makassar Perketat Pengawasan WNA • KKLR Prihatin Kericuhan Demo PAM-TM, Ingatkan Nilai Sipakatau dan Sipakalebbi • ABUJAPI Sulsel Gelar Uji Kompetensi Gada Pratama, Puluhan Satpam Ikut Sertifikasi • Asap Karhutla Tak Kunjung Padam: Saatnya Berkaca pada Tata Kelola Alam dalam Islam • Jagat Satwa Nusantara Kirim 7 Merak Hijau untuk Dilepasliarkan di Ujung Kulon • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tunjangan 26 ASN Pemkab Bone Tertunda, Ini Penjelasan BKPSDM • Bupati Jeneponto dan Imigrasi Makassar Perketat Pengawasan WNA • KKLR Prihatin Kericuhan Demo PAM-TM, Ingatkan Nilai Sipakatau dan Sipakalebbi • ABUJAPI Sulsel Gelar Uji Kompetensi Gada Pratama, Puluhan Satpam Ikut Sertifikasi • Asap Karhutla Tak Kunjung Padam: Saatnya Berkaca pada Tata Kelola Alam dalam Islam • Jagat Satwa Nusantara Kirim 7 Merak Hijau untuk Dilepasliarkan di Ujung Kulon •
Hukum

Warga Belokallong Jeneponto Digegerkan Penemuan Mayat Gantung Diri

1005
×

Warga Belokallong Jeneponto Digegerkan Penemuan Mayat Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
Warga Belokallong Jeneponto Digegerkan Penemuan Mayat Gantung Diri
Korban gantung diri merupakan seorang laki-laki yang berinisial ZNK (29 tahun), dengan menggunakan seutas tali nilon di kamarnya. pada Jumat (23/2/2024). (Kahar Sese/Mediasulsel.com)

JENEPONTO—Warga Belokalkong, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan adanya penemuan mayat diduga gantung diri.

Diketahui, korban gantung diri adalah seorang laki-laki yang berinisial ZNK (29 tahun), dengan menggunakan seutas tali nilon di kamarnya. pada Jumat (23/2/2024).

Kasi Humas Polres Jeneponto, AKP Bakri mengungkapkan, pada saat itu, ibu korban kembali membangunkan korban namun kembali tidak membuka pintu kamarnya.

“Ibu korban mengintip dari sela kamar korban lalu, melihat kaki korban tidak sampai di lantai sehingga berteriak memanggil suaminya, lalu suaminya (bapak korban) membuka paksa kamar korban tersebut,” ungkapnya.

Lanjut AKP Bakri, setelah terbuka saksi melihat korban sudah tergantung diri dengan cara menggantungkan dirinya dengan menggunakan tali jemuran (nilon) dan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

“Motif dari peristiwa gantung diri diduga karena persoalan asmara dan hutang yang menjeratnya, sehingga lelaki ZNK mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas gantung diri,” tuturnya.

AKP Bakri menambahkan, terkait peristiwa yang menimpa korban, pihak keluarga korban menolak jenazah untuk dilakukan visum dan otopsi.

“Korban akan dikebumikan di pemakaman umum setempat,” tutupnya. (*)

Warga Belokallong Jeneponto Digegerkan Penemuan Mayat Gantung Diri
Diduga korban gantung diri dengan cara menggunakan seutas tali di dalam kamarnya. (Kahar Sese/Mediasulsel.com)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com