PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 750 KK di Biringkanaya Terima Bantuan Beras Masing-masing 30 Kilogram • Dalami Dugaan Korupsi Dinkes Parepare, Polda Sulsel Periksa Taufan Pawe • 19,5 Hektare Hutan di Polewali Mandar Dibuka Ilegal, Dua Tersangka Diserahkan ke Jaksa • FK-GARDA Desak Dirlantantas Polda Sulsel Copot Kasatlantas Makassar dan Maros • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 750 KK di Biringkanaya Terima Bantuan Beras Masing-masing 30 Kilogram • Dalami Dugaan Korupsi Dinkes Parepare, Polda Sulsel Periksa Taufan Pawe • 19,5 Hektare Hutan di Polewali Mandar Dibuka Ilegal, Dua Tersangka Diserahkan ke Jaksa • FK-GARDA Desak Dirlantantas Polda Sulsel Copot Kasatlantas Makassar dan Maros • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas •
NewsVideo

Deretan, Gubernur, Bupati Hingga Kepala Desa Yang Sumbangkan Gajinya Untuk Lawan Corona

806
×

Deretan, Gubernur, Bupati Hingga Kepala Desa Yang Sumbangkan Gajinya Untuk Lawan Corona

Sebarkan artikel ini
Deretan, Gubernur, Bupati Hingga Kepala Desa Yang Sumbangkan Gajinya Untuk Lawan Corona
Deretan, Gubernur, Bupati Hingga Kepala Desa Yang Sumbangkan Gajinya Untuk Lawan Corona

VIDEO – Penyebaran pandemi virus corona (COVID-19) yang makin masif menimbulkan berbagai masalah, terutama terhadap perekonomian masyarakat, yang paling merasakan dampak virus corona yakni masyarakat kalangan bawah.

Tidak sedikit masyarakat yang harus kehilangan pekerjaan, dan mengharuskan mereka tinggal dirumah agar tidak tertular virus corona.

Beruntung, beberapa Pejabat negara, Gubernur, Bupati bahkan kepala desa mulai mengalokasikan penghasilannya untuk rakyat yang membutuhkan.

Berikut aksi sejumlah Pejabat yang menyumbangkan gaji mereka untuk membantu warganya dalam menghadapi wabah virus corona.

Gubernur Gorontalo Sumbangkan semua gajinya hingga akhir masa jabatannya yakni hingga 2022.
  • Gubernur Jawa Barat, memotong gaji gubernur dan seluruh ASN selama empat bulan ke depan.
  • Bupati Raja Ampat Sumbangkan Gajinya Setahun Untuk Pencegahan Covid-19.
  • Bupati Tanah Laut, Sumbangkan Gaji untuk penanganan corona hingga Daerah yang Ia Pimpin Bebas dari virus ini.
  • Wakil Bupati Cilacap Sumbang Gaji selama 2,5 Tahun untuk Atasi Corona.
  • Wakil Bupati Kebumen Sumbangkan Gaji 1 Tahun untuk Penanggulangan Corona.
  • Bupati Kabupaten Pamekasan, Wakil Bupati kompak menyumbangkan seluruh gajinya Hingga Corona Selesai.
  • Bupati Kerinci Sumbangkan 2 Bulan Gajinya.
  • Bupati Bintan Sumbangkan Gajinya untuk penanganan corona.
  • Wakil Bupati Luwu Timur Sumbangkan Seluruh Gajinya Hingga Akhir Masa jabatannya.
  • Bupati Kabupaten Natuna, seluruh gajinya untuk memerangi pandemi virus corona.
  • Wakil bupati Bandung Barat juga menyisihkan gajinya selama 6 bulan.
  • Hillary Brigitta Lasut yakni seorang anggota DPR RI asal Sulawesi Utara yang rela mendonasikan 50 persen gaji dan tunjangannya demi membantu tenaga medis dengan menyediakan Alat Perlindungan Diri (APD).

Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang terdiri atas 9 orang Jiga dikabarkan akan menyumbangkan seluruh gaji masing-masing untuk penanggulangan virus corona (COVID-19) .

Tak hanya dilevel pejabat tinggi seorang Kepala Desa di Wonosobo juga menyumbangkan gajinya untuk melawan pandemi virus corona atau covid-19. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com