PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi •
Makassar

Diduga Melanggar Netralitas ASN, Devo Khaddafi Diperiksa Selama 4 Jam

507
×

Diduga Melanggar Netralitas ASN, Devo Khaddafi Diperiksa Selama 4 Jam

Sebarkan artikel ini
Devo Khaddafi 1
Devo Khaddafi.

MAKASSAR – Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulse,l Devo Khaddafi yang merupakan mantan bakal calon Bupati Maros diperiksa dan dicecar pertanyaan oleh Inspektorat Sulsel terkait dugaan pelanggaraan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam pemeriksaan, Devo khaddafi mengatakan, apa yang dilakukan Inspektorat Sulsel terkait adanya surat dari komisi ASN yang menyampaikan dugaan pelanggaran netralitas ASN.

“Jadi saya diperiksa inspektorat yang berjumlah 3 orang, sekitar 4 jam mulai pukul 9 pagi sampai pukul dua siang, di kantor Kesbangpol Sulsel, Kamis (11/6/2020).

Ia menyebutkan, pada saat pemeriksaan telah dijelaskan bahwa pada bulan oktober lalu tidak lagi masuk ke area kontestasi Pilkada Maros, bahkan telah dijelaskan di Bawaslu kabupaten Maros.

“Saya sudah jelaskan ke inspektorat Sulsel kalau dari bulan oktober lalu sudah tidak masuk kearea kontenstasi pilkada Maros, dan pendaftaran disejumlah partai politik pada bulan Juli lalu, murni karena partai yang mengundang untuk ikut survei penjaringan bakal calon. Dan saya juga tidak mengikuti proses selanjutnya,” sebut Devo.

Mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel lebih jauh mengaku, tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk dan alat peraga dirinya.

“Terkait adanya alat peraga dan spanduk dirinya disejumlah titik dikabupaten maros yang disangkakan dalam surat KASN.”

Devo menegaskan tidak tahu siapa yang pasang dan dimana saja dipasang bahkan dalam spanduk itu tidak dituliskan sebagai bakal calon, hanya nama saja.

“Saya juga sejak dipindahkan dari Biro Humas dan Protokol Sulsel ke Kesbang Sulsel, saya fokus kerja dan melaksanakan tugas,” imbuhnya.

Devo menambahkan kunjungan kekabupaten maros menggunakan hari sabtu dan minggu atau diluar jam kerjas ASN.

“Dulu waktu kunjungan kekabupaten maros menggunakan hari libur ASN yaitu sabtu dan minggu, dan itu juga belum masuk tahapan pilkada serta telah dikonsultasikan ke KPU Maros,” tambahnya.

“Saya berharap ini betul-betul clear karena sekali lagi saya tegaskan tidak melanggar netralitas ASN, dan takutnya keluar rekomendasi ASN yang akan merugikan,” tutupnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com