PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.FH Unhas Bawa Problem Tambang Nikel Indonesia ke Forum PBB di BangkokPuluhan Pulau Pangkep Masih Gelap, Pemkab Kejar Listrik 24 Jam hingga 2029Dryer Jagung Tallasa City Dikeluhkan, Oli Bekas Diduga Jadi Bahan BakarValas bagi Pelaku Wisata dan Usaha Kawasan Timur Indonesia: Enam Hal yang Sering TerlewatSisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar DiamankanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.FH Unhas Bawa Problem Tambang Nikel Indonesia ke Forum PBB di BangkokPuluhan Pulau Pangkep Masih Gelap, Pemkab Kejar Listrik 24 Jam hingga 2029Dryer Jagung Tallasa City Dikeluhkan, Oli Bekas Diduga Jadi Bahan BakarValas bagi Pelaku Wisata dan Usaha Kawasan Timur Indonesia: Enam Hal yang Sering TerlewatSisi Lain To Manurung dalam Sejarah Raja-raja Bone: Figur Awal Konstruksi Legitimasi KerajaanPejabat ATR/BPN hingga Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Miliar Diamankan
Maros

“Accora Bulang ri Batubassi” Mengajak Masyarakat Bernostalgia ke kehidupan Adat Zaman Dulu

21152
×

“Accora Bulang ri Batubassi” Mengajak Masyarakat Bernostalgia ke kehidupan Adat Zaman Dulu

Sebarkan artikel ini
Accora Bulang ri Batubassi
Festival budaya “Accora Bulang ri Batubassi” atau Bulan Purnama di Batubassi ini mengajak masyarakat bernostalgia ke kehidupan adat zaman dulu. Festival budaya lokal tersebut digelar di Desa Batubassi, Kecamatan Simbang, Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/9/2019) sore.

Menikmati malam bulan purnama ditemani kopi hitam dengan gula merah, makan kue tradisional duduk beralaskan tikar diiringi dengan musik tradisional dan juga dengan menggunakan pakaian tradisional.

“Masih banyak budaya-budaya di Kabupaten Maros yang merupakan warisan sejarah masa lalu yang dikembangkan menjadi kegiatan kebudayaan. Sehingga dapat menarik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara,” jelasnya.

Dikatakan, bahwa anak jaman milenial tidak memiliki pengetahuan tentang budayanya sendiri sehingga menjadi kekhawatiran di tahun-tahun mendatang budaya lokal bangsa ini terancam sampai tingkat kepunahan.

“Berkaca dari kondisi tersebut keberadaan lembaga adat dengan berbagai aktivitas budaya diharapkan dapat menangkal dominasi arus globalisasi yang bisa meruntuhkan nilai-nilai kearifan lokal budaya yang kita miliki,” kata Bupati Maros.

Kegiatan Accora Bulang ri Batubassi ini digelar 13-17 September 2019, dalam event ini, konsep Accora Bulang akan dilakukan di salah satu areal yang didesain untuk kembali ke masa lalu,

Diawal kegiatan, rombongan kirab budaya yang terdiri dari dokar ditumpangi oleh Karaeng Turikale, Karaeng Marusu dan sejumlah tamu undangan yang hadir. Juga ada pasukan kuda, pasukan tombak dan rombongan kirab lainnya dengan pakaian adat.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com