PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut KemitraanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut Kemitraan
Opini

Ada China di Natuna, Bukti Lemahnya Negara

2022
×

Ada China di Natuna, Bukti Lemahnya Negara

Sebarkan artikel ini
Ada China di Natuna Bukti Lemahnya Negara Penulis St Nurwahyu Anggota FS PRISMA Maros

Strategi Geopolitik China

Apa yang dilakukan China untuk menguasai wilayah china selatan yang didalamnya ada natuna tak lepas dari strategi geopolitiknya.

Salah satunya, sebuah proyek besar tentang proyek minyak bumi dan gas alam. Jika cadangan minyak dan gas dioptimalkan, maka china dapat memenuhi 40% kebutuhan minyak saat tahun 2030 nanti.

Wilayah laut China selatan diketahui memiliki cadangan minyak bumi dan gas alam yang melimpah, jika sudah beroperasi, maka akan menghasilkan minyak menyamai Timur Tengah.

Oleh karena itu, untuk mengamankan SDA tersebut, China menggunakan NDC (Nine Dash Line) untuk mengklaim bahwa laut China selatan adalah miliknya dengan alasan wilayah perairan tersebut adalah wilayah menangkap ikan penduduk China sejak nenek moyangnya.

Strategi ini sangat penting bagi China karena dinilai akan mampu mengamankan posisi China sebagai raksasa perekonomian dunia.

Mudahnya China mengklaim wilayah negeri ini dan lembeknya penguasa terhadap China menunjukkan lemahnya posisi Indonesia dihadapan bangsa-bangsa lain.

Selain itu, ini adalah bentuk hegemoni kapitalisme global terhadap Indonesia yang memiliki potensi SDA, geoplitik, dan geostrategis.

Akhirnya Indonesia menjadi objek jajahan yang diperebutkan bangsa-bangsa besar termasuk China. Mereka bahkan menggunakan kekuatan militer untuk menundukkan negeri jajahannya.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com