Ditopang Sistem Ekonomi Islam
Keberhasilan pendidikan di masa Islam ditopang oleh sistem ekonomi Islam. Dengan penerapan sistem ekonomi Islam, akan didapatkan sumber-sumber pemasukan negara bagi pembiayaan pendidikan tinggi. Yang bersumber dari pengelolaan kepemilikan umum dan kepemilikan negara, seperti fa’i dan kharaj. Semua diatur melalui mekanisme baitul mal.
Terkait kepemilikan umum, seperti sumber daya alam, dalam Islam pengelolaannya wajib dikelola oleh negara. Tak boleh diserahkan kepada swasta atau asing.
Dengan demikian, hasil pengelolaan kepemilikan umum dapat digunakan untuk membiayai kebutuhan primer rakyat, termasuk pendidikan.
Beda halnya dengan sistem kapitalisme, yang mana pengelolaannya diserahkan kepada swasta atau pun asing, sehingga hasilnya hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang. Bukan untuk kepentingan rakyat secara keseluruhan.
Dengan demikian, selama sistem kapitalisme sekuler masih menjadi landasan sistem pendidikan, tentu persoalan ini tak akan selesai. Sebab, sistem ini tak sekalipun memihak kepada rakyat kecil. Wallahu a’lam. (*)
Penulis: Hamsina Halik (Kontributor Antologi Ngaji Islam Kaffah)
***
Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.











