PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya •
Makassar

Bunda PAUD Makassar Ingatkan Orang Tua Fokus pada Kesiapan Mental Anak Sebelum SD

86
×

Bunda PAUD Makassar Ingatkan Orang Tua Fokus pada Kesiapan Mental Anak Sebelum SD

Sebarkan artikel ini
Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa,
Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa dalam kegiatan Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan di Ballroom Hotel Aryaduta Makassar, Senin (11/5/2026).

MAKASSAR—Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, mengingatkan para orang tua agar tidak hanya fokus pada kemampuan akademik anak sebelum masuk Sekolah Dasar (SD), tetapi juga memberi perhatian serius pada kesiapan mental, emosional, dan sosial sebagai fondasi utama dalam proses belajar di jenjang pendidikan dasar.

Penegasan itu disampaikan Melinda dalam kegiatan Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan di Ballroom Hotel Aryaduta Makassar, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 11 hingga 13 Mei 2026, tersebut mengangkat tema “Fondasi Kokoh, Sekolah Hebat: Satu Tahun Pra-TK untuk Masa Depan” dan diikuti kepala sekolah, guru SD kelas satu, Bunda PAUD kecamatan, hingga para orang tua murid.

Dalam sambutannya, Melinda menegaskan bahwa pendidikan pra-sekolah menjadi fondasi penting dalam membangun kesiapan belajar anak sejak usia dini. Menurutnya, satu tahun pra-sekolah bukan sekadar formalitas pendidikan, melainkan proses penting untuk membentuk kesiapan mental, sosial, dan emosional anak sebelum memasuki bangku SD.

“Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman belajar di pra-sekolah sebelum masuk SD. Ini bukan hanya tentang kemampuan akademik, tetapi bagaimana anak siap secara emosional, sosial, dan mental,” ujarnya.

Melinda menjelaskan, enam tahun pertama kehidupan anak merupakan masa golden age yang sangat menentukan perkembangan otak dan karakter. Pada fase tersebut, perkembangan motorik, bahasa, kognitif, hingga kemampuan sosial berlangsung sangat cepat sehingga membutuhkan stimulasi yang tepat dari lingkungan sekitar.

Karena itu, ia menilai peran guru dan orang tua sangat penting dalam memahami karakter serta tahap perkembangan setiap anak. Menurutnya, metode pembelajaran tidak bisa disamaratakan karena setiap anak memiliki potensi dan cara belajar yang berbeda.

Dalam kesempatan itu, Melinda juga membagikan pengalaman penerapan metode pembelajaran berbasis sentra di lingkungan pendidikan Bosowa, seperti sentra balok, seni, alam, dan agama. Pendekatan tersebut dinilai mampu merangsang rasa ingin tahu anak melalui aktivitas belajar yang menyenangkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menjelaskan bahwa kebijakan transisi PAUD ke SD kini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 yang menitikberatkan pada terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak.

Menurutnya, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momen penting untuk membangun pengalaman belajar pertama yang positif bagi peserta didik baru. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara guru, siswa, dan orang tua dalam mendukung keberhasilan transisi pendidikan anak.

“Sekolah diharapkan mulai melakukan asesmen awal terhadap peserta didik untuk memetakan kebutuhan dan potensi masing-masing anak,” jelasnya.

Pada sesi materi, narasumber H. Kasman Mappa menjelaskan bahwa proses transisi PAUD ke SD sangat memengaruhi keberhasilan belajar dan sikap positif anak terhadap pendidikan.

Sementara itu, Kabid PAUD dan PNF Kota Makassar, Yasmain Gasba, memaparkan strategi program wajib belajar satu tahun pra-sekolah melalui penguatan infrastruktur, akses pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan pendidikan anak usia dini. (70n)

Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa,
Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa pada kegiatan Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan di Ballroom Hotel Aryaduta Makassar, Senin (11/5/2026).

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com