MAROS—Pemerintah Kabupaten Maros melalui UPTD Puskesmas Lau menggelar Vaksin Anak dan dewasa di SD Bonto Maero Lau Kabupaten Maros, Jumat (18/2/2022).
Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Maros bekerjasama dengan Organisasi non pemerintah Inanta-CWS.
Menurut Data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Maros pada Februari 2022 ini telah berhasil menyentuh angka 75 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Maros, dr Muhammad Yunus mengatakan, saat ini Kabupaten Maros sedang berproses mencapai target 100 persen vaksin.
“Saat ini capaiannya 75 persen yang kami laporkan ke Provinsi dan KPCPEN Pusat, lantaran beberapa hal. Seperti, pemahaman masyarakat yang masih kurang terkait vaksin, sehingga banyak yang ragu divaksin,” ucapnya.
“Sebagian masyarakat juga pilih-pilih terhadap jenis vaksin yang ingin disuntikkan. Namun, kita terus memberikan pemahaman dan sosialisasi dengan target hingga 100 persen capaian vaksinasi,” sambungnya.
Lebih jauh Ia mengatakan, salah satu program Pemerintah Kabupaten Maros dalam Mitigasi Covid-19 dan edukasi Vaksin adalah dengan bermitra dengan NGO Inanta-CWS melalui program Pulih Bersama yang didukung oleh Pemerintah Australia (Australian Humanitarian Partnership).
“Sinergitas ini khususnya capacity building atau pengekatan kapasitas bagi tenaga kesehatan maupun edukasi tentang Covid-19 dan Vaksin bagi komunitas, tentunya dapat membantu percepatan Vaksin di Maros,” jelasnya.
“Sehingga hasil yang diharapkan adanya kesadaran tentang pentingnya Vaksin guna membangun ‘herd imunity’ atau kekebalan imunitas bagi masyarakat khususnya komunitas marginal dan inklusif di Kabupaten Maros bisa segera tercapai,” tambahnya.
Sementara itu, dr Darmawati, Kepala UPTD Lau mengatakan, Dinas Kesehatan Maros saat ini melakukan pelaksanaan vaksin secara optimal dengan melakukan strategi intervensi langsung ke sasaran khususnya di Kecamatan yang target vaksin masih kurang.
“Selain Kecamatan Lau, Mandai dan Turikale, menjadi lokus program capacity building terkait Covid-19 .Hasil Pelaksanaan vaksin dijadwalkan hingga akhir february 2022 dan pada hari itu mampu menyasar 90 orang target dengan 72 anak serta 18 lansia yang tidak mempunyai riwayat penyakit (kormobid).” pungkasnya. (*)













