PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Sulsel

Dishut Sulsel Akan Mereboisasi Kawasan Hutan Seluas 19.600 Hektar

705
×

Dishut Sulsel Akan Mereboisasi Kawasan Hutan Seluas 19.600 Hektar

Sebarkan artikel ini
Dishut Sulsel2

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel terus melakukan reboisasi atau penanaman kembali hutan yang rusak atau gundul agar bisa kembali normal.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel Ir. H.Muhammad Tamzil,MP, IPU, mengaku, pada tahun ini reboisasi akan dilakukan pada 19 kabupaten dan kota di Sulsel, dengan target luas lahan sekitar 19.600 hektar.

“Reboisasi sebenarnya rutin dilaksanakan setiap tahun agar hutan yang rusak dapat kembali normal,tapi khusus pada tahun 2019 ini Reboisasi akan dilakukan pada 19 kabupaten dan kota di Sulsel, dengan target luas lahan sekitar 19.600 hektar,” Kata Tamzil saat ditemui di baruga Lounge (15-3-19).

“Reboisasi yang selama ini dilakukan berjalan baik dan lancar,dan tidak ada alasan masyarakat untuk menolak atau menghalangi, karena kalau tidak pasti akan berhadapan dengan hukum,” Lanjutnya.

Tamzil lebih jauh mengaku,Reboisasi yang dilakukan disetiap daerah mempunyai nilai yang berbeda-beda karena tergantung luas kawasan hutan yang direboisasi.

“Nilai atau biaya setiap daerah yang direboisasi berbeda-beda tergantung luasnya,kisarannya sekitar 8 sampai 11 juta perhekternya, karena ada lahan yang gundul, ada juga yang masih ada pohonnya,” Pungkasnya.

“Jenis pohon yang ditanam juga berbeda-beda tergantung kondisi wilayah, tapi biasanya kayu mahoni,pinus maupun lainnya,” Tutupnya. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com