PANGKEP—Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-61 Kabupaten Pangkep digelar dengan sederhana namun tetap hikmat, Jumat (9/4/21).

Dengan mengangkat tema “Gerak bersama wujudkan masyarakat madani yang sejahtera, unggul, berdaya saing dan religius”, sidang paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Pangkep, Haris Gani. Turut hadir, Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, Anggota DPRD Sulsel, Anggota DPRD Pangkep, Forkopimda, para OPD lingkup Pemkab Pangkep.

Sebelumnya, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bersama Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau meresmikan pusat informasi geologi (PIG) Maros -Pangkep, meresmikan mesjid terapung Sahabat Rasul yang berlokasi di halaman rumah jabatan Bupati Pangkep, peluncuran inovasi Laskar Desa Hebat, Layanan Smart Kependudukan dan Administrasi Desa Mattiro Matae, Kecamatan Liukang Tupabbiring.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bersama Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau meresmikan pusat informasi geologi (PIG) Maros-Pangkep.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengaku, banyak program strategis pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk Kabupaten Pangkep.

“Kita laksanakan secara bertahap. Saya minta tolong kepada Pak Bupati, Wakil Bupati dan para anggota DPRD, kita memiliki program strategis nasional, jalur Kereta Api Makassar-Parepare. Bapak Menteri Perhubungan sudah tegaskan akselerasi percepatan pembangunan kereta api ini. Melintasi Kabupaten Pangkep,” ungkapnya.

Jalur kereta api yang melintasi Parepare, Barru, Pangkep, Maros hingga Makassar ini diproyeksikan terhubung sampai Makassar New Port (MNP). Apalagi PSN kereta api ini digelontorkan senilai sekitar Rp 12 triliun.

“Hadirnya kereta api ini, maka peredaran (pendistribusian) barang bagus sekali. Alhamdulillah, progresnya di Pangkep sudah 93 persen untuk pembebasan lahannya,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Pangkep, Muh Yusran Lalogau menyampaikan, tantangan saat ini dan kedepannya, diantaranya permasalahan Covid-19, pasar bebas, permasalahan lingkungan dan lainnya.

“Mari jadikan Hari Jadi Kabupaten Pangkep ini sebagai momentum bersama-sama, berkolaborasi, bersinergi dalam meningkatkan produktivitas berbagai produk unggulan desa, kelurahan, di bidang pertanian, pariwisata dan lainnya,” imbaunya.

Selain itu, Bupati Pangkep, Muh Yusran Lalogau berjanji akan meningkatkan anggaran keagamaan dari 8 Miliar menjadi 10 Miliar per tahun. [4ld/MM]