PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku •
Jeneponto

KPU Jeneponto Temukan Puluhan Surat Suara Rusak di Hari Pertama-Kedua Pelipatan & Penyortiran

533
×

KPU Jeneponto Temukan Puluhan Surat Suara Rusak di Hari Pertama-Kedua Pelipatan & Penyortiran

Sebarkan artikel ini
KPU Jeneponto Temukan Puluhan Surat Suara Rusak di Hari Pertama-Kedua Pelipatan & Penyortiran
Hari pertama dan kedua pelipatan dan penyortiran surat suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jeneponto menemukan puluhan surat suara untuk Capres-Cawapres dan Dewan Perwakilan Daerah, rusak setelah disortir.

JENEPONTO—Hari pertama dan kedua pelipatan dan penyortiran surat suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jeneponto menemukan puluhan surat suara untuk Capres-Cawapres dan Dewan Perwakilan Daerah, rusak setelah disortir.

Dari penyortiran tersebut, surat suara berhasil diidentifikasi rusak oleh petugas sortir di Gudang 2 KPU Jeneponto, yang berlokasi di Jalan Ishak Iskandar (Jalan Lingkar), Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

“Jadi untuk sortir di hari pertama (minggu red) kita sudah lakukan rekapitulasi. Ditemukan sebanyak 71 surat suara presiden yang rusak, rusak ini dalan kategori sobek,” kata Ketua KPU Jeneponto, Sapriadi Saleh, Selasa (9/1/2024).

Begitupun di hari kedua penyortiran, Senin (08/01/2024) kemarin, juga ditemukan 60 surat suara yang kondisi rusak oleh petugas sortir.

“Hari kedua penyortiran kita temukan 60 surat suara rusak Capres dan DPD. Surat suara presiden yang diterima KPU Jeneponto sebanyak 302.985,” ungkapnya.

Untuk diketahui, jumlah tersebut termasuk surat suara cadangan dua persen (6.368) dan 1.000 lembar untuk cadangan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Nah untuk surat suara yang tiba ini dan dilakukan sortir dan pelipatan ini berjumlah 302.985, seribu lembar diantaranya surat suara PSU dan belum disortir menunggu waktu PSU,” ucapnya.

Ia menuturkan, surat suara yang ditemukan rusak akan dimusnahkan dan akan dilakukan penggantian.

“Yang rusak ini kita laporkan kepada provinsi untuk tindak lanjutnya, kita masih koordinasi untuk dilakukan pergantian surat suara sesuai dengan jumlah yang rusak tersebut,” tutup Sapriadi. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com