JAKARTA—PT PLN (Persero) dan Serikat Pekerja PLN resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2025–2027. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dan Ketua Umum Serikat Pekerja PLN M. Abrar Ali di Jakarta, Selasa (17/6/2025).
Penandatanganan PKB ini disaksikan Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, Ph.D., jajaran direksi PLN, General Manager Unit Induk, Ketua DPD SP PLN se-Indonesia, serta ribuan pegawai PLN secara daring.
PKB ini merupakan kesepakatan kedelapan antara manajemen dan serikat pekerja PLN sejak tahun 2000. Momentum kali ini menjadi penting karena bertepatan dengan dimulainya era baru pengelolaan BUMN melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang BUMN.
“Kami, Serikat Pekerja PLN, siap mendukung dan bekerja sama dengan manajemen dalam masa transisi menuju era BPI Danantara,” ujar Abrar.
Abrar menambahkan, seiring terbitnya Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang menargetkan kapasitas 69.500 MW dan stimulus anggaran sekitar Rp3.000 triliun selama 10 tahun ke depan, maka sinergi antara manajemen dan pekerja menjadi semakin krusial.
Menurut Abrar, PKB ini akan menjadi dasar perlindungan hak dan kewajiban kedua belah pihak dalam dua tahun ke depan. Ia menegaskan, hubungan industrial yang harmonis adalah kunci keberhasilan pelaksanaan seluruh program strategis perusahaan.
“Serikat pekerja dan manajemen ibarat roda gigi yang harus bergerak selaras. Di bawah kepemimpinan Pak Darmawan, sinergi ini terbukti memperkuat kinerja PLN dan kesejahteraan pekerja,” tegasnya.
Abrar juga mengapresiasi peran Direktur Legal & Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, yang dinilainya sebagai sosok pemimpin yang mampu membangun hubungan yang akomodatif dan suportif kepada para pekerja.
“Kepemimpinan beliau dengan semangat Joglo Leadership memberi kenyamanan dan keteduhan bagi para pekerja,” ucap Abrar.
Menutup pernyataannya, Abrar atas nama lebih dari 30.000 anggota Serikat Pekerja PLN yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, menyampaikan harapan kepada Presiden Prabowo Subianto agar mempertahankan jajaran direksi PLN saat ini.
“Kepemimpinan sekarang telah terbukti mampu menciptakan stabilitas hubungan industrial. Kami berharap dukungan ini berlanjut demi kelancaran transisi ke BPI Danantara dan keberhasilan program RUPTL ke depan,” pungkasnya.
Abrar juga menyampaikan akan segera melakukan konsolidasi organisasi secara nasional untuk memperkuat suara dan solidaritas seluruh pekerja PLN. (70n/Ag4ys/4dv)













