MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Mariso bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait pohon tumbang di Jalan Haji Bau, tepat di depan rumah Yusuf Kalla, Selasa (25/2/2026). Penanganan segera dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Atas perintah Camat Mariso Andi Syahrir Mappatoba, jajaran Kecamatan Mariso melalui Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) yang juga merangkap Pelaksana Tugas Kasi Kebersihan dan Pertamanan, Rusdi, bersama Satgas Kebersihan turun langsung ke lokasi melakukan pembersihan.
Sebelumnya, pohon tumbang tersebut telah dipotong oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Namun, sisa potongan batang dan ranting masih berada di badan jalan sehingga perlu penanganan lanjutan agar tidak mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
Rusdi menjelaskan, proses pembersihan dilakukan secara cepat. Tim satgas melakukan pemotongan lanjutan sekaligus mengangkut sisa-sisa batang dan ranting pohon hingga kondisi jalan kembali bersih dan aman dilalui.
“Alhamdulillah, dalam waktu yang tidak terlalu lama, pembersihan dapat kami tuntaskan sehingga tidak lagi mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir di Makassar menyebabkan tanah menjadi labil dan akar pohon melemah. Kondisi tersebut diperparah dengan angin kencang yang meningkatkan risiko pohon tumbang.
Sebagai langkah antisipasi selama musim hujan, pihak Kecamatan Mariso juga mengaktifkan posko banjir dan membuka layanan aduan warga. Anggota BKO Satpol PP Kecamatan Mariso disiagakan untuk mempercepat respons terhadap kondisi darurat, termasuk membantu evakuasi warga jika dibutuhkan.
Pemerintah Kecamatan Mariso mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang dan genangan air selama musim hujan, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang membahayakan di lingkungan masing-masing. (70n/4dv)













