Beranda ยป Kriminal ยป Resmob Polda Metro, Gagalkan Pengiriman Senpi Ilegal ke Tenggarong
Kriminal

Resmob Polda Metro, Gagalkan Pengiriman Senpi Ilegal ke Tenggarong

JAKARTA – Unit 3 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, dipimpin Kompol Agung Wibowo, berhasil menggagalkan pengiriman senjata api (senpi ilegal), yang akan dikirimkan melalui jasa paket Pos ke Tenggarong, Kalimantan Timur.

Penggagalan ini berawal dari informasi, bahwa akan ada pengiriman paket senpi dan sejumlah amunusi dari kantor pos Tambun.

Menerima informasi tersebut, Kompol Agung beserta tim, segera meluncur melakukan pengecekkan di Kantor Pos Tambun, Bekasi, Jawa Barat dan berhasil mendapati satu paket yang akan dikirim ke Tenggarong Kalimantan Timur, dimana paket tersebut tertulis pengirim atas nama Boy lengkap dengan nomor hp dan bercover pengiriman onderdil mobil.

Saat dibuka, ternyata dalam paket tersebut, ditemukan 1 pucuk Senpi Revolver 38 special, berikut 6 butir peluru aktif dan 1 pucuk pen gun call 22 rl, berikut 6 butir peluru aktif caliber 22.

Selanjutnya Kompol Agung dengan didampingi Akp Vernal Sambo, memimpin Resmob Polda Metro Jaya (PMJ) melakukan pengejaran terhadap pengirim dan pada Selasa (30/5/2017), sekira pukul 01.00 WIB, berhasil membekuk Ricky Sumatri alias Boy (31), warga Pondok Ungu Permai, blok GG 6, no 11, RT. 006/ RW. 023, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Jawa Barat, pelaku penjual senjata api (Senpi) ilegal dan amunisi peluru tajam sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat 1 UU dart no 12 th 1951.

Ricky diringkus di dalam rumah kostnya, di jalan Srikaya 2, RT. 02/ RW. 003, Kelurahan Bojong Menteng, Rawa Lumbu, Bekasi Timur berdasarkan laporan polisi nopol / 438 / V / 2017 / dit reskrium PMJ tanggal 29 mei 2017.

Saat dilakukan pengeledahan dalam rumah pelaku, petugas kembali berhasil mengamankan 1 pucuk revolver cal 38 spc , 2 pucuk pen gun dan ratusan peluru aktif .

Menurut sumber mediasulsel.com, dari hasil interogasi, pelaku mengaku memperoleh senjata-senjata tersebut dari lelaki berinisial DN warga sipil yang berada di Cipacing Bandung, serta memperoleh senpi pabrikan dari lelaki berinisial I.

Berdasarkan pengakuan pelaku, pelaku telah melakukan penjual senpi ilegal tersebut puluhan kali dengan berbagai jenis dan type ke berbagai daerah, dan menggunakan akun Facebook pribadinya dalam mempromosikan barangnya tersebut.

Selain mengamankan pelaku, Tim Resmob PMJ juga menyita sejumlah barang bukti berupa 2 pucuk senjata api Revolver call 38 spc, 3 pucuk senjata pen gun call 22, 150 butir peluru aktif call 9 mm, 125 butir peluru aktif call 22 mm, 30 butir peluru aktif cal 38 spc, 50 butir peluru aktif cal 32 mm, 3 buah handphone Oppo, 3 buah handphone Nokia, 2 buah handphone Blackbery, 1 unit sepeda motor merk Vixon, 1 lembar KTP, beberapa bukti pengiriman ke daerah, 1 lembar ATM BNI dan 1 lembar ATM BRI. (M3t/464ys)