Advertisement - Scroll ke atas
  • Bapenda Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Pemkot Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Universitas Dipa Makassar
  • Stunting
Jeneponto

“Sapanang untuk Indonesia” Kades Sapanang Programkan Pelatihan Pertanian Tiap Bulan demi Kesejahteraan Petani

315
×

“Sapanang untuk Indonesia” Kades Sapanang Programkan Pelatihan Pertanian Tiap Bulan demi Kesejahteraan Petani

Sebarkan artikel ini
"Sapanang untuk Indonesia" Kades Sapanang Programkan Pelatihan Pertanian Tiap Bulan demi Kesejahteraan Petani
Kepala Desa Sapanang, Lukman Na'ga memberikan pengarahan kepada warganya yang tergabung dalam kelompok tani soal kiat-kiat pertanian. (Kahar Sese/Mediasulsel.com)
  • Pilkada Sulsel (KPU Sulsel)
  • Pemprov Sulsel
  • PDAM Kota Makassar
  • Banner DPRD Makassar

JENEPONTO—Dengan mengusung motto “Sapanang untuk Indonesia”, Kepala Desa Sapanang, Lukman Na’ga, programkan pelatihan pertanian yang rutin diadakan sekali dalam sebulan dengan menggunakan Dana Desa (DD).

Tentunya, hal ini dilakukan tak lain demi untuk meningkatkan kesejahteraan para petani yang ada di Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Kegiatan rutin ini hasil kerjasama Pemerintah Desa Sapanang dengan Dinas Pertanian, Unhas, dan kelompok tani nelayan andalan (KTNA).

Seperti halnya pelatihan yang diadakan pada Kamis (4/7/2024) kemarin, di Kantor Desa Sapanang, dihadiri perwakilan dari tiap kelompok tani dan petani yang ada di wilayah ini.

Pihak pemerintah desa menyediakan snack dan minuman serta akomodasi transpor bagi peserta yang hadir mewakili kelompok tani dari masing-masing 25 kelompok tani yang ada di Desa Sapanang. Bahkan, pihak desa menyediakan undian berhadiah bagi peserta pelatihan.

"Sapanang untuk Indonesia" Kades Sapanang Programkan Pelatihan Pertanian Tiap Bulan demi Kesejahteraan Petani
Dr. Ir. Ikbal Salim (Dosen Fakultas Pertanian Unhas) memberikan tips penggunaan pupuk kompos untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Sapanang. (Kahar Sese/Mediasulsel.com)

Adapun pemateri, Dr. Ir. Ikbal Salim, S.TP, M.Si, IPM (Dosen Fakultas Pertanian Unhas), Imran Nurdin, SP, MP, Yulianti, S, ST, Rian Utiwi Anggraeni, H.Tr.P, dan Moderator, Rina Ramli, SP.

Terkait hal ini, Kepala Desa Sapanang, Lukman Na’ga menjelaskan, Desa Sapanang dibawah kepemimpinannya rutin melaksanakan pelatihan pertanian bagi kelompok tani dengan dua poin penting hendak dicapai.

“Alhamdulillah kita di Desa Sapanang rutin mengadakan pelatihan pertanian rutin tiap bulan dengan dua poin penting. Pertama, bagaimana merubah mindset para petani, dan poin kedua adalah membantu negara,” ungkap Kades Sapanang, Lukman Na’ga, yang ditemui mediasulsel.com di Pondok Pesantrennya di Bantaulu, Sabtu (6/7/2024)

“Merubah mindset yaitu pola-pola petani yang dulu dilakukan petani yang hanya melalui otodidak, tapi ketika kita kerjasama dengan Unhas, kerjasama dengan Dinas Pertanian dapat berubah cara bertaninya agar lebih baik,” jelasnya.

“Membantu negara dalam artian bagaimana kita edukasi masyarakat untuk mengurangi pupuk urea, kita tahu urea itu tanpa subsidi harganya Rp300.000/sak. Jadi, dalam setahun 1 KK itu dua sak dengan penghematan bisa sampai 600 juta satu desa. Bagaimana kalau 82 desa skala Kabupaten Jeneponto dikali 600 ribu kali 82 desa itu sampai 49 milyar,” paparnya.

Lanjut Kades Sapanang, Lukman Na’ga, dari nilai terkecil klu dikali sekian ribu desa itu sangat dapat membantu negara dalam hal penghematan anggaran.

“Kalau skop nasional yang jumlah desanya sekitar 72 ribu kali 600 ribu itu bisa mencapai 3,5 triliun. Bisa dari hal kecil menjadi besar agar bagaimana kita bisa membantu pemerintah,” tuturnya.

Ia menambahkan, seperti pelatihan kemarin yang temanya soal tata cara membuat pupuk kompos bagi para petani yang ada di Desa Sapanang.

“Tujuannya bagaimana masyarakat mengurangi penggunaan pestisida dengan jalan membuat pupuk kompos dan kita bercita-cita agar bisa mendirikan Bank Pupuk Kompos terkhusus di Desa Sapanang itu masuk dalam program dan motto kita “Sapanang untuk Indonesia,” terangnya.

Sekaitan dengan programnya ini, maka Kepala Desa Sapanang menitip secercah harapan kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto demi kesejahteraan petani.

“Saya sebagai Pemerintah Desa mengharapkan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat dapat ikut membantu kami dalam mengefektifkan pelatihan-pelatihan pertanian untuk meningkatkan hasil petani. Kalau bisa pemerintah yang di atas untuk dapat berkolaborasi dengan para Kepala Desa yang mana Kepala Desa berhubungan langsung dengan masyarakat dibawah,” tandasnya.

Untum diketahui, Desa Sapanang dengan jumlah penduduk sekitar 6000 an, warganya didominasi petani yang terdiri dari 6 Dusun yaitu Dusun Sapiri, Gandi, Sapanang, Bantaulu, Sarroanging, Ka’nea. Tiga dusun yaitu Bantaulu, Sarroanging, Ka’nea adalah penghasil terbesar tanaman hortikultura di Kecamatan Binamu dan Kabupaten Jeneponto pada umumnya. (*)

"Sapanang untuk Indonesia" Kades Sapanang Programkan Pelatihan Pertanian Tiap Bulan demi Kesejahteraan Petani
Dengan mengusung motto “Sapanang untuk Indonesia”, Kepala Desa Sapanang, Lukman Na’ga, programkan pelatihan pertanian yang rutin diadakan sekali dalam sebulan dengan menggunakan Dana Desa (DD).
  • DPPKB Kota Makassar
error: Content is protected !!