TORAJA UTARA — Sebanyak 17 Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan se-Kabupaten Toraja Utara dilantik dan dikukuhkan di Gedung Pola Bupati Panga’, Kamis (13/8/2026).
Pengukuhan dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Toraja Utara, Ny. Damayanti B. Palimbong, S.IP., M.A. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda PAUD, Bunda Literasi, Ketua Forum Anak, serta Ketua Posyandu Kecamatan.
Ke-17 Ketua TP PKK Kecamatan yang dikukuhkan yakni Ir. Lina Tandioga, ST., IPM., Kecamatan Awan; Lia Paembonan, Balusu; Nita Sundun, Bangkelekila; Johariah, Buntao; Yuli Sarangga’, SE., MM., Denpina; Martina Bu’tu, Kapalapitu; Dewi Wartati Mangallo, S.AP., Nanggala; Jarida Bubun, Rantepao; Afni Mambaya, Rindingallo; Bondan Pongsapan, Rantebua; Roslina R. Patandianan, Sesean; Dra. Sarjani La’lang, MM., Sesean Suloara’; Ransanita Linggung Datu, Sopai; Rismusia Tanggulangan, Sa’dan; Natalia Tandiri, S.Pd., Sanggalangi; Deliana Tiranda, Tikala; dan Herin Sibala’, Tondon.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Ketua DPRD Toraja Utara Hermin Sa’pang Matandung, M.MPd., Wakil Ketua TP PKK Toraja Utara Ny. Jeni R. Popang Silambi’, ST., jajaran Asisten Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, pimpinan OPD, pengurus TP PKK Kabupaten Toraja Utara, para camat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Frederik menegaskan bahwa kecamatan hingga lembang dan kelurahan menjadi ujung tombak pelaksanaan gerakan PKK. Karena itu, peran kader di tingkat akar rumput dinilai penting untuk memastikan berbagai program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah, termasuk pemanfaatan hasil pengelolaannya. Persoalan tersebut, kata dia, akan ditindaklanjuti bersama TP PKK.
Di bidang pendidikan anak usia dini, Frederik menyebut masih ada delapan lembang di Toraja Utara yang belum memiliki PAUD. Menurutnya, penyelenggaraan PAUD yang menyeluruh dan terpadu membutuhkan komitmen bersama.
Sementara di bidang literasi, ia menekankan pentingnya keteladanan. Para penggerak literasi diminta membangun kebiasaan membaca dari diri sendiri agar mampu menjadi inspirator bagi masyarakat.
Frederik juga meminta penguatan Posyandu dan Forum Anak. Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi harus terlihat dari kemampuan dan hasil nyata, termasuk dalam upaya mempercepat penurunan stunting.
Khusus kepada para Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dikukuhkan, Frederik memastikan pemerintah daerah akan memberikan dukungan sesuai kemampuan daerah agar mereka dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal.
Sementara itu, Damayanti B. Palimbong meminta para Ketua TP PKK Kecamatan memperkuat pembinaan kader dan menghadirkan aksi nyata melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Mereka juga diminta mendukung pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Posyandu Era Baru yang kini mencakup 316 Posyandu di Kabupaten Toraja Utara.
Damayanti menilai peran aktif TP PKK dapat menjadi kekuatan penting dalam membantu pemerintah daerah mewujudkan masyarakat Toraja Utara yang maju dan berkualitas.
Kepada Bunda PAUD, ia berpesan agar memastikan setiap anak tumbuh di lingkungan yang aman dan sehat, memiliki ruang bermain, serta mendapatkan kasih sayang. Sementara Bunda Literasi diminta membudayakan membaca, menggunakan teknologi secara bijak, dan membangun kemampuan berpikir kritis di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi.
Adapun Ketua Forum Anak diharapkan turut menciptakan lingkungan yang aman serta memastikan anak-anak terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan.
“Mari kita bekerja dengan tulus dan memanfaatkan waktu dengan baik untuk kemajuan masyarakat.”
Damayanti berharap seluruh unsur yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat sesuai tugas masing-masing. (4nny)














