PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain • Rapimnas Forkonas PP DOB, Aspirasi Pemekaran Sulsel Kembali Menguat • Jelang Pensiun, Polda Sulsel Bekali PNPP dengan Keterampilan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dua Petugas Damkar Pangkep Gugur, Armada Terbalik Saat Berpacu Menuju Kebakaran • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain • Rapimnas Forkonas PP DOB, Aspirasi Pemekaran Sulsel Kembali Menguat • Jelang Pensiun, Polda Sulsel Bekali PNPP dengan Keterampilan •
Kriminal

Polisi Amankan 9.000 Butir Pil Ekstasi dan 1 Kg Sabu Asal Malaysia

492
×

Polisi Amankan 9.000 Butir Pil Ekstasi dan 1 Kg Sabu Asal Malaysia

Sebarkan artikel ini

RIAU – Sebanyak 9.000 pil ekstasi serta 1 Kilo gram Sabu asal Malaysia berhasil diamakan Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Keberhasilan polisi mengungkap kasus ini tak lepas informasi masyarakat

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol. Hariono mengatakan, barang bukti kejahatan ini terbilang sangat banyak yakni 9.000 pil ekstasi dan 1 Kg sabu. Upaya penangkapan para tersangka dan pengamanan barang bukti pun berjalan sangat dramatis.

Aksi kejar-mengejar juga mewarnai penangkapan pelaku, selama kurang lebih tiga jam tersangka RM (40) berusaha kabur menggunakan mobil Toyota Avanza. Dengan sigap petugas mengepung tersangka baik dari arah yang sama sampai dengan arah yang berlawanan.

Saat pengejaran, kurang lebih 1.000 butir pil ekstasi dan 250 gram sabu berserakan di jalan lintas antara Kabupaten ‎Pelalawan dan Siak. “Narkoba ini sengaja dibuang oleh bandar kawakan berinisial RM (40) dikarenakan takut saat disergap oleh petugas kepolisian,” jelasnya.

Pada akhirnya tersangka tidak berkutik lagi, dari tangan tersangka polisi menyita sekitar 8.000 butir pil ekstasi dan 750 gram sabu sebagai barang bukti.

”Barang bukti yang sebelumnya dibuang di jalan dan dikumpulkan petugas sebanyak 250 gram sabu dan 1.000 pil ekstasi. Saat tertangkap tangan 8.000 pil ekstasi dan 750 gram sabu,” ungkapnya, seperti dirilis Humas Mabes Polri, Minggu (10/9/2017).

Saat ini kepolisian tengah melakukan upaya pengembangan guna menyelidiki bandar besar asal Malaysia yang menjadi pemasok utama masuknya barang haram ini ke Indonesia. (*/shar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com