Kunjungi KPU, Kadis PK: Bentuk kerjasama Mewujudkan Penyelamatan Arsip Pemilu

0
34

MAKASSAR – Upaya penyelamatan arsip sebagai bahan bukti pertanggungjawaban dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, terus digalakkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan.

Saat ini, DPK Sulsel menggandeng Komisi Pemilihan Umum agar bersinergi dalam bentuk kerjasama dalam mewujudkan penyelamatan arsip pemilu sebagai bahan bukti tanggungjawab kebangsaan.

Hal itu, terbukti saat rombongan DKP Sulsel berkunjung ke KPU Provinsi, Rabu (15/1) kemarin. Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Kepala DPK Provinsi Sulsel, Hasan Sijaya, didampingi beberapa Pejabat Struktural dan staf berlangsung hikmat.

Dengan diterima langsung oleh Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Faisal Amir yang juga didampingi beberapa Komisioner beserta staf Lingkup KPU Sulsel, Hasan Sijaya memaparkan niat baiknya.

“Pak Ketua, kehadiran kami disini adalah bentuk tanggungjawab selaku Lembaga Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan dalam penyelamatan arsip khususnya arsip pemilu sebagai bahan bukti pertanggungjawaban kebangsaan”, tegas Hasan.

DKP Sulsel, lanjut Hasan akan senantiasa mendukung atas regulasi kearsipan di lingkup KPU.

“Dalam sebuah bingkai kesadaran kearsipan kami tahu bahwa dalam Pengelolaan Arsip, KPU tidak akan berjalan sendiri, untuk itu kamipun akan mendukung dan bekerjasama dengan KPU dan regulasi kearsipan memungkinkan untuk itu, supaya KPU saat inipun akan dikenang, tawwa”, tambah Hasan Sijaya.

Sementara itu, Ketua KPU, Faisal Amir mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah yang ditempuh DKP Sulsel. Menurutnya langkah ini sangat efektif dan terukur untuk mewujudkan kearsipan KPU yang akuntabel.

“Respon cepat ingin melihat pengelolaan arsip yang baik, efektif , terukur dan akuntabel di KPU Provinsi Sulsel”, ujar Ketua KPU ini.

Selain itu, lanjut Faisal, pihaknya pun ingin melanjutkan kerjasama tersebut tentu dengan mengikuti regulasi yang ada.

“Kami pun ingin bekerja baik dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif, singkatnya KPU saat ini pun ingin dikenang dalam sebuah proses demokrasi yang akuntabel,kreliabel dan bermartabat,” imbuh mantan Ketua KPU Takalar ini.

Kunjunganpun berakhir dan disepakati untuk melanjutkan pada tahap kerjasama yang akan dituangkan dalam sebuah MOU. (*)