Tapi bukannya menindak tegas kelompok ini, negara justru mengundang mereka untuk makan di istana dan melabeli mereka dengan sebutan “saudara”. Dialog yang dipaksakan pemerintah pada KKB selalu mandul dalam menghentikan aksi teror mereka.
Inilah wajah buruk sistem demokrasi. Konflik dipelihara untuk kepentingan kekuasaan dan ekonomi. Jika demikian, lalu pada siapa lagi Papua bisa berharap untuk “diselamatkan” jika negara dengan kekuasaannya justru seakan-akan berpihak pada KKB.
Wilayah Rawan Gempa
Baru-baru ini Jayapura digoncangkan dengan terjadinya gempa bermagnitudo 5,2 SR pada Kamis (09/02/2023) lalu, dan ternyata bukan menjadi gempa satu-satunya yang terjadi.
Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, sejak 2 Januari 2023 hingga Kamis, 9 Februari 2023 pukul 14:00 WIB, telah terjadi gempa bumi di wilayah sekitar Kota Jayapura sebanyak 1.072 kali dengan 128 kejadian diantaranya dirasakan oleh masyarakat (Liputan6, 09/02/2023)
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita juga menyatakan, begitu seringnya gempa terjadi di wilayah Jayapura disebabkan kondisi batuan yang ada di wilayah tersebut, yakni tipe batuan rapuh sehingga sangat sensitif bergetar.
Di samping itu, terjadi pelepasan energi perlahan-lahan. Maksudnya, ada beberapa porsi energi yang masih tertahan dan akan terlepas selama beberapa kali menyesuaikan kerapuhan batuan tadi.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menambahkan, kawasan Jayapura merupakan wilayah yang rawan pergeseran akibat kondisi batuan rapuh sehingga gempa dapat terjadi.
Melihat permasalahan di atas, dapat disimpulkan bahwa semuanya adalah bentuk rakus dan serakahnya system yang berlaku sekarang. System kapitalisme sudah tidak menjadikan keamanan dan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama. Bahkan semua itu malah ditumbalkan untuk mendapatkan materi semata.
Papua dengan segala potensinya justru tidak menunjukkan keberkahan yang dirasakan oleh saudara kita disana. Pengaturan negara dengan system yang jelas bukan bersumber dari Allah turut menjadi faktor keberkahan seakan menjauh dari Papua terlepas dari banyaknya SDA yang terdapat disana.
Islam Solusi Hakiki
Allah SWT berfirman: “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS Al-A’raf [7]: 96).













