Sehingga, langkah yang diambil pemerintah hanya menguntungkan para kapitalis yang tidak peduli sama sekali terhadap nasib rakyat kedepannya. Resiko utang negara yang meroket tentu akan berdampak pada kenaikan pajak dan melambungnya harga-harga kebutuhan pokok.
Rakyat menjerit, penguasa dan para kapitalis berpesta ria. Oleh karena itu, pemindahan IKN yang dinilai akan memulihkan perekonomian justru makin memperparah kondisi negeri bumi pertiwi.
Sekelumit persoalan akibat kebijakan penguasa mengkonfirmasi bahwa sistem hari ini tidak mampu membawa kebaikan kepada seluruh rakyat. Berbagai solusi telah di implementasikan untuk memecahkan problematika di negeri ini namun tidak pernah menghasilkan solusi yang hakiki. Justru, sebaliknya kapitalisme hanya menimbulkan kekacauan dan ketidaksenangan bagi bangsa Indonesia.
Negara ini termasuk negara lemah yang tidak memiliki pengaruh di dunia internasional. Berbagai persoalan dalam negeri tidak pernah berakhir. Sehingga, menjadi ladang subur bagi negara adidaya untuk melanggengkan hegemoni penjajahannya.
Indonesia memang tidak dijajah secara fisik, namun ideologi kapitalisme telah merasuk ke dalam jiwa kaum intelektual sekalipun. Metode ideologi kapitalisme adalah bentuk penjajahan. Model penjajahan secara pemikiran sebagian besar tidak di sadari pengaruhnya. Sehingga, keterpurukan di segala aspek membuat Indonesia bahkan ummat di seluruh dunia terus terjadi.













