PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot • Serapan Anggaran Tersendat, Sekda Makassar Minta OPD Kuasai Aturan Pengadaan • Vape Narkoba Incar Generasi Muda: Kejahatan Berkedok Tren • HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Nikah Massal Gratis untuk 210 Pasangan • DPRD Makassar Desak Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot • Serapan Anggaran Tersendat, Sekda Makassar Minta OPD Kuasai Aturan Pengadaan • Vape Narkoba Incar Generasi Muda: Kejahatan Berkedok Tren • HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Nikah Massal Gratis untuk 210 Pasangan • DPRD Makassar Desak Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah •
Gowa

Tersangka Penganiaya Pasutri di Gowa Ditahan, Polisi Ingatkan Jangan Ada Lagi Aksi Bully & Provokasi di Medsos

745
×

Tersangka Penganiaya Pasutri di Gowa Ditahan, Polisi Ingatkan Jangan Ada Lagi Aksi Bully & Provokasi di Medsos

Sebarkan artikel ini
Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan
AKP M Tambunan, Kasubbag Humas Polres Gowa. (Foto: Dok)

SUNGGUMINASA—Viralnya kasus penganiayaan yang dilakukan oknum Satpol PP Gowa terhadap pasangan suami istri (Pasutri) di Cafe Ivan Riyana Panciro Bajeng Kab. Gowa saat pelaksanaan PPKM Skala Mikro, polisi kini melakukan penahanan terhadap tersangka MR (46).

Surat perintah penahanan tersebut tertuang dalam SP.Han No. /90/VII/2021/Reskrim tgl 18 Juli 2021 yang ditandatangani oleh kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman, SH, SIK.

Kabag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan mengatakan, proses penanganan yang dilakukan tim penyidik terhadap kasus tersebut berawal adanya laporan penganiayaan terhadap pasutri berinisial NH (26) dan istrinya AM (34) di sebuah Kafe di Jl. Poros Panciro Desa Panciro Kec. Bajeng Gowa, Rabu 14 Juli 2021 pukul 20.40 wita.

“Berdasarkan laporan tersebut selanjutnya kami membentuk Tim kemudian melakukan penyelidikan selanjutnya memeriksa sedikitnya 7 orang saksi,” kata AKP M Tambunan.

Tambunan menjelaskan, dengan respon cepat penyidik melakukan gelar perkara pertama dengan menaikkan tahap penyelidikan ke tahap penyidikan pada 15 Juli 2021 kemarin.

“Pada tanggal 16 Juli 2021, kami kembali melakukan gelar perkara kedua dan menetapkan terduga pelaku MR (46) sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana penganiayaan sesuai pasal 351 KUHP,” ujarnya.

Berselang sehari (17/7) tersangka menyerahkan diri ke penyidik Polres Gowa. “Penyerahan tersangka dilakukan di kantor Satpol PP setelah Kasatpol PP berkoordinasi dengan penyidik selanjutnya tersangka kami bawa,” ungkap Kasubbag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan.

Kedatangan tersangka, kata dia, didampingi penasehat hukum selanjutnya dilakukan pemeriksaan selama 3 jam. Kemudian pada Minggu 18 Juli 2021 penyidik resmi melakukan penahanan terhadap tersangka MR.

Ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat khususnya warga kabupaten Gowa, agar tidak lagi melakukan aksi provokasi maupun mem-bully di media sosial. “Saya yakin masyarakat akan selalu berpegang teguh pada budaya Siri Na Pacce dalam bermasyarakat,” jelas AKP M Tambunan. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com