Breaking News: Delapan Rumah Dieksekusi PN Jeneponto di Bungunglompoa, Pemilik Rumah Melawan

Delapan Rumah Dieksekusi PN Jeneponto di Bungunglompoa, Pemilik Rumah Melawan
Pengadilan Negeri (PN) melakukan eksekusi terhadap delapan rumah di Bungunglompoa Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Kamis (29/9/2022).

JENEPONTO—Pengadilan Negeri (PN) melakukan eksekusi terhadap delapan rumah di Bungunglompoa Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Kamis (29/9/2022).

Dari pantauan Mediasulsel.com di lapangan, sempat terjadi ketegangan antara pihak kepolisian dengan pemilik rumah dan keluarga tetap melakukan perlawanan agar rumahnya tak dieksekusi dengan ekskavator.

Bahkan, tim negosiator dari keluarga pemilik rumah, Edy Subarga berusaha keras menghalangi alat berat ekskavator agar tidak melakukan pembongkaran rumah.

Akan tetapi, pihak kepolisian yang dipimpin Kabag Ops, Kompol Muh. Thamrin melalui pengeras suara agar tetap dilakukan pembongkaran rumah.

Akhirnya, melalui perdebatan dan diskusi panjang, pihak pengadilan dan kepolisian memberikan kesempatan kepada tergugat dibantu keluarga untuk membongkar rumahnya sendiri.

Delapan Rumah Dieksekusi PN Jeneponto di Bungunglompoa, Pemilik Rumah Melawan
Pengadilan Negeri (PN) melakukan eksekusi terhadap delapan rumah di Bungunglompoa Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Kamis (29/9/2022).(Mediasulsel.com/Kaharuddin Kasim)

“Beri kami kesempatan untuk membongkar rumah kami secara baik-baik, sehingga kemungkinan masih ada kayu dan peralatan rumah yang masih bisa dipakai. Pasalnya, kami semua orang miskin kasihan,” kata Edy Subarga. (*)

Berita Lainnya
Delapan Rumah Dieksekusi PN Jeneponto di Bungunglompoa, Pemilik Rumah Melawan
Pengadilan Negeri (PN) melakukan eksekusi terhadap delapan rumah di Bungunglompoa Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Kamis (29/9/2022). (Mediasulsel.com/Kaharuddin Kasim)
Lihat Juga:  Angin Segar Pembangunan PLTB di Bumi Turatea

Berita terkait