PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Jeneponto

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemdes Sapanang Jeneponto Sosialisasi Ketahanan Pangan dan Pelatihan Kelompok Tani

511
×

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemdes Sapanang Jeneponto Sosialisasi Ketahanan Pangan dan Pelatihan Kelompok Tani

Sebarkan artikel ini
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemdes Sapanang Jeneponto Sosialisasi Ketahanan Pangan dan Pelatihan Kelompok Tani
Sebagai bentuk dukungan program Ketahanan Pangan di wilayah pedesaan, Pemerintah Desa (Pemdes) Sapanang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, mengelar Sosialisasi Ketahanan Pangan dan Pelatihan Kelompok Tani. (Kahar Sese/Mediasulsel.com)

JENEPONTO—Sebagai bentuk dukungan program Ketahanan Pangan di wilayah pedesaan, Pemerintah Desa (Pemdes) Sapanang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, mengelar Sosialisasi Ketahanan Pangan dan Pelatihan Kelompok Tani.

Kegiatan ini turut dihadiri seluruh kelompok tani (Poktan) desa Sapanang, Kapolsek Binamu, AKP Blasius Basthion Soge, pendamping desa, dan tokoh masyarakat, di Aula Kantor Desa Sapanang, Selasa (18/2/2025).

Kepala Desa Sapanang, Lukman menyampaikan, ini merupakan program nawa cita bapak Presiden RI Probowo Subianto bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional.

“Kita ini mendukung terhadap Program Nawacita Bapak Presiden RI Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka untuk ketahanan pangan nasional,” jelas Kepala Desa Sapanang, Lukman.

Sehingga, program Ketahanan Pangan. Pemerintah Desa Sapanang menggalakkan penanaman jagung pulut atau ketan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Sapanang.

“Iya, kita dukung ketahanan pangan lewat penanaman jagung pulut untuk ditanam, setelah panen kedua, Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa bersama masyarakat di sektor pertanian,” kata Kades Lukman.

Untuk mendukung ketahanan pangan di desanya lewat penanaman jagung pulut, dengan alasan dikarenakan penanaman jagung pulut operasionalnya tidak terlalu memakan biaya dan daya jualnya relatif mahal.

Ia menjelaskan, kenapa jagung pulut kita galakkan untuk ditanam, karena untuk tanaman ini biaya perawatan atau operasionalnya rendah dan harga jualnya relatif tinggi dibanding dengan jagung lainya.

Selain itu menurutnya, sosialisasi dan pelatihan dapat menambah pengetahuan. “Kita sudah sampaikan kepada warga bagaimana penanaman jagung pulut nanti serta proses lainnya,” ujarnya.

“Alhamdulillah, tadi warga menyambut baik untuk program ketahanan pangan lewat tanam jagung pulut. Semoga ini dapat berjalan lancar memberikan hasil yang optimal dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sapanang,” ucapnya.

Untuk diketahui, jagung pulut ini multi fungsi bisa dikomsumsi untuk kesehatan juga dinikmati di saat masih muda.

Diharapkan dengan sosialisasi ini dapat memberikan dampak berkelanjutan untuk program ketahanan pangan, sehingga hasil dari penanaman jagung pulut ini dapat menyuplai tambahan makanan bergizi gratis, khususnya bagi warga desa Sapanang. (*/4dv)

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemdes Sapanang Jeneponto Sosialisasi Ketahanan Pangan dan Pelatihan Kelompok Tani
Sebagai bentuk dukungan program Ketahanan Pangan di wilayah pedesaan, Pemerintah Desa (Pemdes) Sapanang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, mengelar Sosialisasi Ketahanan Pangan dan Pelatihan Kelompok Tani. (Kahar Sese/Mediasulsel.com)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com