PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • HUT TNI ke-81, Koramil Panakkukang-Manggala Gelar Makan Gratis Bersama Warga dan UMKM • SLF Diterbitkan Konsultan, Praktik Developer Bone Diduga Tak Sesuai PP 28/2025 • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan •
Hukum

Merasa Dirugikan, 5 Kontraktor Rekanan Akan Gugat PT. Ciputra Tangguh Mandiri

1476
×

Merasa Dirugikan, 5 Kontraktor Rekanan Akan Gugat PT. Ciputra Tangguh Mandiri

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Perusahaan Pengembang Nasional, PT.Ciputra Tangguh Mandiri (CTM), yang saat ini tengah membangun proyek perumahan RSS, Citragrand Galesong City, di Desa Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Gowa, akan digugat oleh lima kontraktor lokal yang selama ini menjadi rekanan PT. CTM dalam mengerjakan pembangunan fisik proyek perumahan tersebut.

Kelima perusahaan kontraktor tersebut adalah; PT. Zak Borneo Anugrah Mandiri, CV. Kuadran, CV. Resky Jaya Utama, CV. Wisama Cahaya Resky dan PT. Bintang Mario Indonesia. Melalui masing-masing Direktur, perusahaan-perusahaan tersebut telah menyerahkan Kuasa kepada Lembaga Bantuan Hukum, Pilar Keadilan Bangsa (LBH-PKB) untuk menangani perkara tersebut, mulai dari tahap mediasi sampai kepada tahap gugatan hukum di Pengadilan.

Direktur LBH-PKB, Dedy Meidiyanto Santoso, SH bersama Ketua DPC LBH-PKB, Kota Makassar, Yusuf Adam Ismail, SH, sebagai Tim Kuasa Hukum membenarkan hal tersebut. Menurut Dedy, pihaknya telah melayangkan surat Somasi pertama ke manajemen PT. CTM di Makassar pada Jum’at (12/5) dan somasi Kedua pada Rabu (17/5).

“Dua surat somasi sudah kami layangkan ke pihak manajemen PT. CTM di Makassar dalam rangka proses mediasi. Sayangnya, surat somasi pertama tidak ditanggapi sama sekali, dan kalau surat somasi kedua juga tidak diindahkan, maka perkara ini pasti akan kami bawa ke Pengadilan”, tegas Dedy.

Adapun perihal yang menjadi pangkal perkara, jelas Dedy adalah, PT.CTM sebagai Developer proyek perumahan Citragrand Galesong City, yang telah memberikan kontrak kerja kepada kelima kontraktor lokal untuk mengerjakan pembangunan fisik perumahan tersebut, diduga kuat dengan sengaja membuat mekanisme kontrak kerja mulai dari proses pekerjaan sampai kepada proses penagihan, yang menyebabkan para kontraktor lokal tersebut terus menerus merugi.

Kelima kontraktor tersebut, lanjut Dedy sampai saat ini masing-masing telah mengalami kerugian puluhan bahkan ratusan juga rupiah, dan celakanya, pihak manajemen PT. CTM, tidak mau tau tentang kerugian-kerugian yang dialami oleh para kontraktor tersebut.

Pangkal kerugian yang dialami para kontraktor yang melaksanakan pembangunan perumahan-peruhaman tersebut, jelas Dedy, bermula pada proses negosiasi awal kerjasama.

“Pada mulanya, PT.Ciputra Tangguh Mandiri di Makassar hanya menyerahkan daftar uraian total volume material yang dibutuhkan untuk satu unit rumah sesuai typenya, dan para kontraktor diminta untuk menghitung dan memasukkan penawaran harganya. Setelah kesepakatan harga volume material terjadi, para kontraktor inipun mulai bekerja, mendatangkan material dan mengerjakan fisik bangunan,” terang Dedy panjang lebar.

Persoalannya kemudian masih menurt Dedy adalah, ternyata volume material yang sudah disiapkan oleh para kontraktor untuk setiap unit bangunan rumah, ternyata tidak sesuai dengan realisasi di lapangan. Jika mengikuti disain gambar yang disodorkan belakangan oleh pihak PT. CTM, maka volume material yang dibutuhkan jauh lebih besar dibanding jumlah volume yang ditawarkan kepada para kontraktor.

Menurutnya, jika para kontraktor lokal ini hanya berpatokan pada volume material sebagaimana kesepakatan awal dengan pihak PT.CTM ,maka kondisi fisik bangunan rumah tidak utuh, jika kondisi fisik rumah tidak utuh, maka pihak PT.CTM tidak akan membayar hasil pekerjaan para kontraktor tersebut, maka mau tidak mau, para kontraktor terpaksa nombok menambah material agar fisik pekerjaan bisa utuh dan terbayar meskipun merugi.

“Tambahan volume material yang tidak diperhitungkan sama sekali oleh PT.Ciputra Tangguh Mandiri sebagai pemilik proyek inilah yang menjadi biangkerok kerugian yang dialami oleh para kontaktor lokal tersebut”, jelas Dedy.

Sementara itu menurut Jetua DPC LBH-PKB Kota Makassar, Yusuf Adam Ismail, SH, bahwa Persoalan itulah yang akan diperjuangkan, dan jika pihak PT. CTM tidak juga memberi solusi kekeluargaan bagi para kontraktor lokal yang bekerja hanya untuk mencari sesuap nasi, maka permadalahan itu akan terus dikejar sampai dimanapun. (*/464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com