Beranda » News » Meski Telah Diresmikan, Terminal Penumpang Pelabuhan Panglima Utar Kumai Diduga Belum Selesai Dikerjakan
Meski Telah Diresmikan, Terminal Penumpang Pelabuhan Panglima Utar Kumai Diduga Belum Selesai Dikerjakan
News

Meski Telah Diresmikan, Terminal Penumpang Pelabuhan Panglima Utar Kumai Diduga Belum Selesai Dikerjakan

MAKASSAR, Terminal Penumpang Pelabuhan Panglima Utar yang terletak di kecamatan Kumai, kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan tengah yang diresmikan penggunaannya oleh Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah beserta Direktur SDM Pelindo III, Toto Heli Yanto, pada 17 Juli 2019 lalu, namun hingga saat ini pekerjaan pembangun yang dilaksanakan PT. Murni Konstruksi Indonesia tersebut diduga belum selesai dikerjakan.

Dugaan tersebut disampaikan Ketua LPP Amanah Pemuda Nusantara (Mandat), AM Ichsan Arifin, SE, kepada mediasulsel saat ditemui di salah satu warkop yang ada di Kawasan Panakkukang Makassar, Selasa (13/8).

Dasar dugaan tersebut menurut Ichsan dikarenakan berdasarkan temuan yang diperoleh tim LPP Mandat, PT. Murni Konstruksi Indonesia selaku pelaksana pekerjaan, pada 1 Agustus 2019 kembali mengajukan permohonan perpanjangan Jaminan Uang Muka dan Jaminan Pelaksanaan kepada kepada salah satu Bank di kota Makassar.

“Belum lama ini tepatnya 1 Agustus 2019, tim kami menemukan, bahwa PT. Murni Konstruksi Indonesia selaku pelaksana pekerjaan Design And Build Revitalisasi Terminal Penumpang Kumai, kembali mengajukan Permohonan perpanjangan jaminan uang muka dan jaminan pelaksanaan kepada salah satu bank di Makassar, berdasarkan itu, patut diduga, bahwa pekerjaan tersebut hingga saat ini belum diselesaikan,” terang Ichsan.

Lebih lanjut Ichsan menyatakan, berdasarkan dokumen kontrak nomor SP2.102/HK.0502/P.III-2018 yang ditandatangani General Manager PT. Pelindo III cabang Kumai, Sutopo, bersama Direktur Utama PT. Murni Konstruksi Indonesia, Risman Yunus, pada 28 Maret 2018 di Kumai, tentang Pekerjaan Design And Build Revitalisasi Terminal Penumpang Kumai, seharusnya pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan masa kerja 300 hari kalender, terhitung semenjak Berita Acara Mulai Pekerjaan ditandatangani.

“Ini sangat luar biasa, bayangkan saja pada tanggal 25 Mei 2019, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat melakukan pengecekan kesiapan angkutan mudik lebaran 1440 ke pelabuhan Panglima Utar Kumai ini, beliau memuji kualitas terminal pelabuhan Kumai, kemudian Bupati Kotawaringin Barat beserta Direktur SDM Pelindo III meresmikannya tanggal 17 Juli 2019, ternyata pekerjaannya sebetulnya belum rampung, bagaimana kira-kira,” lanjut Ichsan.

Selain itu masih menurut Ichsan, dalam waktu dekat LPP Mandat akan laporkan indikasi dugaan pidana umum maupun khusus, dalam bentuk tindakan penyalahgunaan wewenang, bahkan dugaan perbuatan melawan hokum yang berpotensi menciptakan kerugian negara pada proyek tersebut. (464ys)