PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin Melebar
Nasional

PLN Siap Jalankan RUPTL Terhijau, 76 Persen dari Energi Terbarukan

1028
×

PLN Siap Jalankan RUPTL Terhijau, 76 Persen dari Energi Terbarukan

Sebarkan artikel ini
PLN Siap Jalankan RUPTL Terhijau, 76 Persen dari Energi Terbarukan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia (tengah) didampingi Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu (kiri), dan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi (kanan) saat memaparkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034 di Jakarta pada Senin (26/5).

JAKARTA—PT PLN (Persero) menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang telah resmi diluncurkan oleh Pemerintah. Rencana ini menjadi pedoman utama pengembangan sistem kelistrikan nasional selama satu dekade ke depan.

RUPTL terbaru ini mencatatkan sejarah sebagai yang paling ramah lingkungan dengan target penambahan kapasitas pembangkit listrik sebesar 69,5 gigawatt (GW), di mana 76 persen berasal dari energi baru terbarukan (EBT).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan, RUPTL 2025–2034 merupakan langkah strategis menuju target Net Zero Emissions (NZE) pada 2060. “Kalau kita disiplin jalankan, maka pada 2034 kita bisa melampaui target energi terbarukan nasional. Yang penting kita konsisten,” tegas Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (26/5/2025).

Dalam dokumen tersebut, Pemerintah menetapkan porsi EBT dan sistem penyimpanan energi sebesar 52,9 GW. Rinciannya, pembangkit tenaga surya 17,1 GW, tenaga air 11,7 GW, panas bumi 5,2 GW, bioenergi 0,9 GW, dan nuklir 0,5 GW. Seluruhnya akan diperkuat oleh sistem penyimpanan energi sebesar 10,3 GW, yang terdiri atas 6 GW pumped storage dan 4,3 GW battery energy storage system (BESS).

Sementara itu, porsi energi fosil hanya menyumbang 24 persen dari total kapasitas tambahan, yakni 10,3 GW dari pembangkit gas dan 6,3 GW dari pembangkit batubara.

“Semua ini telah kami hitung berdasarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan konsumsi listrik per kapita yang terus meningkat,” kata Bahlil.

Ia menjelaskan, pembangunan pembangkit akan dilakukan dalam dua tahap. Lima tahun pertama ditargetkan penambahan 27,9 GW, terdiri dari 12,2 GW EBT, 3 GW penyimpanan energi, 9,2 GW pembangkit gas, dan 3,5 GW pembangkit batubara rendah emisi.

Sedangkan lima tahun berikutnya akan ada tambahan kapasitas sebesar 41,6 GW. Dari jumlah tersebut, 90 persen atau sekitar 37,7 GW berasal dari EBT dan penyimpanan energi, sisanya 3,9 GW dari energi fosil.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan komitmen penuh perusahaan untuk menjalankan RUPTL ini. Menurutnya, PLN siap memperkuat sistem kelistrikan nasional yang andal, efisien, dan berbasis energi bersih.

“PLN siap melaksanakan arahan Pemerintah melalui Kementerian ESDM dalam menjalankan RUPTL 2025–2034. Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan sistem kelistrikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Darmawan. (70n/Ag4ys/4dv)

PLN Siap Jalankan RUPTL Terhijau, 76 Persen dari Energi Terbarukan
Suasana Konferensi Pers Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034 di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Senin, (26/5).

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com