PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot • Serapan Anggaran Tersendat, Sekda Makassar Minta OPD Kuasai Aturan Pengadaan • Vape Narkoba Incar Generasi Muda: Kejahatan Berkedok Tren • HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Nikah Massal Gratis untuk 210 Pasangan • DPRD Makassar Desak Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HIMAKAHA FK Unhas Paparkan Capaian Program OCEANS di Desa Popo Takalar • DPRD Makassar Sahkan APBD Perubahan 2026 Rp5,26 Triliun, Fraksi Soroti Arah Belanja Pemkot • Serapan Anggaran Tersendat, Sekda Makassar Minta OPD Kuasai Aturan Pengadaan • Vape Narkoba Incar Generasi Muda: Kejahatan Berkedok Tren • HUT ke-419 Makassar, Pemkot Siapkan Nikah Massal Gratis untuk 210 Pasangan • DPRD Makassar Desak Pengelolaan Sampah Dimulai dari Rumah •
Kriminal

Polda Riau Berhasil Gagalkan Peredaran 40 Kg Sabu dan 160 Ribu Butir Pil Ekstasi

532
×

Polda Riau Berhasil Gagalkan Peredaran 40 Kg Sabu dan 160 Ribu Butir Pil Ekstasi

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau kembali berhasil menggagalkan peredaran gelap narkoba jenis sabu. Tidak tangggung-tanggung, Polda Riau kali ini berhasil mengamankan 40 kilogram sabu dan lebih kurang 160 ribu butir pil Ekstasi.

Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain, membenarkan soal penangkapan tersebut. Ia mengatakan, jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau kini sedang melakukan pengejaran terhadap si pemilik narkoba tersebut.

“Saat ini tim masih di lapangan untuk mencari si pemilik barang (Narkoba). Sekarang yang sudah kita amankan ada dua orang, kita duga mereka sebagai kurir (pesuruh pengantar barang),” ucap Kapolda.

Kapolda menjelaskan ada sekitar 40 Kilogram Sabu-sabu serta sekitar lebih kurang 160 ribu butir Pil Ekstasi yang disita. “Itu hanya menurut pengakuan kedua kurir. Oleh sebab itu, petugas kini masih melakukan penghitungan ulang” terangnya.

Sementara itu, Paur Humas Polres Bengkalis Ipda Zulkifli menjelaskan dari hasil pengembangan, kedua kurir tersebut mengaku bahwa narkoba tersebut mereka dapat dari seorang pria bernama Eri Kusnadi. Selanjutnya pihaknya menangkap Eri Kusnadi, warga Jalan Mts, Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis yang bekerja sebagai nelayan yang terlibat dalam bisnis narkoba.

“Dari tersangka Eri diamankan barang bukti sekitar 12 gram sabu dan uang sebanyak Rp 1,6 juta. Eri ditangkap di rumahnya dan sempat berusaha bersembunyi, ” ujar Paur Humas Polres Bengkalis Ipda Zulkifli, Minggu (09-04-2017).

Selain uang tunai dan narkoba, dari rumah tersangka ini pihak kepolisian juga menyita barang bukti lainnya berupa paspor atas nama Eri, Tati Rozalita, Jefri, dan Rudi Hartono. Satu buah surat SIM internasional atas nama Eri Kusnadi dan 28 kaca pirek, 3 amunisi aktif dan satu amunisi kosong, satu mobil Honda HRV warna merah bernopol BM 312 IJ dan satu unit jet ski.

“Eri mengaku mendapatkan narkoba tersebut dari rekannya warga Malaysia bernama Zaidi. Saat ini tersangka Eri kita amankan di Polres Bengkalis,” pungkasnya. (*/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com