PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding •
DuniaKriminal

Korban Serangan Sekolah di Krimea Diterbangkan ke Rusia

1575
×

Korban Serangan Sekolah di Krimea Diterbangkan ke Rusia

Sebarkan artikel ini
Serangan Sekolah di Krimea
Polisi dan tim penyidik berdiri di dekat sekolah kejuruan, di Kerch, Krimea, 17 Oktober 2018, pasca penembakan. (Kerch Info News via AP)

RUSIA – Sedikitnya 10 dari mereka yang terluka akibat aksi penembakan dan serangan bom yang dilakukan seorang pelajar sebuah sekolah kejuruan di Krimea, Kamis, diterbangkan ke rumah-rumah sakit di Rusia.

Menteri Kesehatan Rusia Veronika Skortsova mengatakan kepada kantor berita Rusia, mereka yang diterbangkan itu mengalami luka parah dan membutuhkan operasi.

Seorang pelajar berusia 18 tahun, Rabu (17/10), melakukan aksi penembakan dan pemboman di sebuah sekolah di Semenanjung Krimea, yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014, menewaskan 19 orang dan melukai lebih dari 50 lainnya sebelum melakukan bunuh diri.

Serangan di kota Kerch itu merupakan serangan di sekolah yang paling banyak menelan korban di Rusia, dan menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan sekolah di negara itu. Sekolah Politeknik Kerch tidak dilengkapi petugas keamanan.

Kebanyakan korban tewas akibat luka tembak, sementara beberapa dari mereka yang selamat namun membutuhkan pertolongan medis mengalami luka akibat ledakan bom rakitan.

Pemimpin Krimea yang ditunjuk Kremlin, Sergei Aksyonov mengatakan, penguburan korban tewas akan dimulai Kamis (18/10).

Serangan di Kerch merupakan serangan di sekolah paling banyak menelan korban jiwa sejak serangan di Beslan oleh separatis Chechen pada 2004. Serangan di Beslan menewaskan 333 orang dan melukai ratusan lainnya. [VOA/shar]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com