🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.⚽ PIALA DUNIA 2026 >> 🇪🇸 Spanyol akhirnya menjadi juara dunia! La Furia Roja menundukkan 🇦🇷 Argentina 1-0 di final. 🏆 Di laga perebutan tempat ketiga, 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿 Inggris mengalahkan 🇫🇷 Prancis 6-4.🎓 Universitas Dipa Makassar Menerima Mahasiswa Baru 2026/2027 • Program Studi Terakreditasi Unggul dan Baik Sekali • Tersedia Kelas Reguler dan Kelas Pekerja • Potongan Uang Pangkal 50% Hingga 30 Juni 2026 • Kuliah Perdana 14 September 2026 • 🌐 Daftar Sekarang di admisi.undipa.ac.id • ☎️ Info: 0812-2822-1994 / 0821-9061-6844 • 🏛️ Universitas Dipa Makassar, Kampus Digital untuk Masa Depan •Final Piala Dunia 2026: Spanyol Juara Dunia usai Tumbangkan Argentina 1-0Perpok dan Genk Motor Jadi Sasaran Patroli Jajaran Polsek RappociniGuru di Barru Belajar AI, Seminar Math for Humanity Unhas Berlangsung InteraktifSitinjau Lauik-Lembah Anai Mulai Lancar, Penyaluran BBM Sumbar Stabil LagiPPK Ormawa UKM KPI Unhas Kenalkan PM-AAS Kementan di Bone, Produktivitas Padi Ditarget Naik Dua Kali LipatAli Gauli Arief Terpilih Pimpin PSTI Makassar 2026-2030, Siap Cetak Atlet Sepak Takraw Berprestasi🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.⚽ PIALA DUNIA 2026 >> 🇪🇸 Spanyol akhirnya menjadi juara dunia! La Furia Roja menundukkan 🇦🇷 Argentina 1-0 di final. 🏆 Di laga perebutan tempat ketiga, 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿 Inggris mengalahkan 🇫🇷 Prancis 6-4.🎓 Universitas Dipa Makassar Menerima Mahasiswa Baru 2026/2027 • Program Studi Terakreditasi Unggul dan Baik Sekali • Tersedia Kelas Reguler dan Kelas Pekerja • Potongan Uang Pangkal 50% Hingga 30 Juni 2026 • Kuliah Perdana 14 September 2026 • 🌐 Daftar Sekarang di admisi.undipa.ac.id • ☎️ Info: 0812-2822-1994 / 0821-9061-6844 • 🏛️ Universitas Dipa Makassar, Kampus Digital untuk Masa Depan •Final Piala Dunia 2026: Spanyol Juara Dunia usai Tumbangkan Argentina 1-0Perpok dan Genk Motor Jadi Sasaran Patroli Jajaran Polsek RappociniGuru di Barru Belajar AI, Seminar Math for Humanity Unhas Berlangsung InteraktifSitinjau Lauik-Lembah Anai Mulai Lancar, Penyaluran BBM Sumbar Stabil LagiPPK Ormawa UKM KPI Unhas Kenalkan PM-AAS Kementan di Bone, Produktivitas Padi Ditarget Naik Dua Kali LipatAli Gauli Arief Terpilih Pimpin PSTI Makassar 2026-2030, Siap Cetak Atlet Sepak Takraw Berprestasi
Jeneponto

Samsat Jeneponto Razia sambil Sosialisasikan Penghapusan Denda Pajak Kendaraan

984
×

Samsat Jeneponto Razia sambil Sosialisasikan Penghapusan Denda Pajak Kendaraan

Sebarkan artikel ini
Samsat Jeneponto Razia Sambil Sosialisasikan Penghapusan Denda Pajak Kendaraan
Plt Kepala UPT Pendapatan Wilayah Jeneponto Andi Satriady Sakka, S.Stp, MM mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mencari kendaraan yang belum melakukan pengesahan STNK tahunan sekaligus mengingatkan wajib pajak agar membayar pajak kendaraan tepat waktu.

JENEPONTO—Plt Kepala UPT Pendapatan Wilayah Jeneponto Andi Satriady Sakka, S.Stp, MM mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mencari kendaraan yang belum melakukan pengesahan STNK tahunan sekaligus mengingatkan wajib pajak agar membayar pajak kendaraan tepat waktu.

Dalam penertiban tersebut, Satriady  menyebutkan, petugas berhasil menjaring puluhan kendaraan yang belum mengesahkan STNK di Samsat.

“Kendaraan roda empat yang terjaring sebanyak 31 unit dan roda dua sebanyak 10 unit,” katanya.

Ia menambahkan, dari 41 kendaraan yang terjaring tersebut, sebanyak 19 kendaraan yang membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) di tempat senilai Rp21.391.880, sisanya berkomitmen untuk membayar PKB di Samsat Jeneponto secepatnya.

Penghapusan Denda Pajak

Satriady menambahkan, saat ini Bapenda Sulsel sedang melakukan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor dan denda bea balik nama ke-2 dan seterusnya hingga 30 Juni 2021.

Pemberian insentif pajak dilakukan oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman untuk meringankan beban masyarakat Sulsel di masa pandemi Covid-19.

Pandemi memaksa warga Sulsel bertahan di rumah sehingga tidak berpenghasilan dan menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat termasuk dalam membayar PKB.

Penghapusan denda diatur dalam Keputusan Gubernur Sulsel nomor 1327/V/Tahun 2021 tentang pemberian insentif pembebasan denda pajak daerah tahun 2021 di Provinsi Sulsel

“Pembebasan denda pajak ini hanya berlangsung hingga 30 Juni 2021, kami tidak akan memperpanjangnya lagi. Karenanya kami meminta masyarakat segera membayar pajak di samsat di Sulsel dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid-19,” katanya.

Dalam surat keputusan gubernur ini pemberian insentif tersebut berupa pembebasan denda pajak kendaraan bermotor dan pembebasan denda bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) penyerahan kedua dan seterusnya.

Bila dibandingkan dengan pembebasan denda pajak tahun lalu, pembebasan denda pajak tahun ini lebih luas dan menjangkau semua kalangan karena tidak menetapkan syarat atau kriteria.

Penghapusan denda pajak tahun lalu hanya diberikan kepada kendaraan dengan nilai jual sebesar Rp150 juta ke bawah dan tahun pembuatan 2010 ke bawah.

“Pembebasan denda pajak ini lebih luas dan menjangkau semua masyarakat karena pandemic Covid-19 berdampak pada semua masyarakat,” tambahnya.

Untuk menghindari kerumunan warga saat membayar pajak, Satriady berharap masyarakat membayar pajak mulai dari awal pemberlakukan insentif karena biasanya masyarakat baru mau membayar pajak menjelang deadline sehingga terjadi penumpukan orang di samsat.

Cara lain untuk menghindari keramaian saat membayar PKB, wajib pajak diimbau melakukan pembayaran PKB secara non tunai dengan menggunakan aplikasi e-Samsat Sulsel yang dapat di-download melalui play store.

Dengan aplikasi E-Samsat Sulsel, wajib pajak dapat melakukan pembayaran PKB melalui ATM/Mobile Banking/Kantor Kas Bank Sulselbar, Indo Maret, Alfa Midi dan Alfa Mart.

Ia menambahkan, meski keterlambatan membayar PKB tidak dikenakan denda, masyarakat diharapkan membayar pajak tepat waktu karena kebutuhan anggaran pemerintah daerah untuk pencegahan dan pengobatan wabah Covid-19 masih sangat tinggi.

Masyarakat juga bisa membayar PKB di samsat drive thru, samsat keliling, atau ke samsat stasioner dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum dan sesudah bertransaksi. (*)

Konten dilindungi © Mediasulsel.com